Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Respon Penembakan Yang Terjadi Pada Hari Ke 2 FBLB Aparat Mulai Lakukan Penyisiran dan Olah TKP

D
Penulis: Deni Tonjau❯
Aparat Kepolisian dari Polres Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamena saat merespon penembakan yang terjadi di depan gapura masuk FBLB ke 34 di Distrik Welesi, Sabtu (8/8/2026). (CEPOSONLINE/DENI)
Aparat Kepolisian dari Polres Jayawijaya dan Brimob Batalyon D Wamena saat merespon penembakan yang terjadi di depan gapura masuk FBLB ke 34 di Distrik Welesi, Sabtu (8/8/2026). (CEPOSONLINE/DENI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, WAMENA -  Pasca penembakan di hari ke dua pelaksanaan  Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke 34 di Distrik Welesi,  Polres Jayawijaya melakukan penyisiran dan oleh TKP. Sabtu (8/8/2026)


Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantra ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi penembakan tersebut yang membuat dua orang WNI terluka, sementara untuk warga negara asing (WNA) yang hadir dalam rencana penutupan kegiatan FBLB ke 34 tak ada yang terluka.


"Penembakan terjadi di depan gapura tempat masuknya festival. langkah-langkah  yang dilakukan, sampai saat ini kita sudah melakukan penyisiran, kita juga kerja sama dengan TNI termasuk juga yang satuan-satuan tugas dibantu juga dari ODC,"ungkapnya di Wamena.

Advertisement


Saat ini, aparat keamanan dari Polres Jayawijaya dan Brimob batalyon D Wamena masih melakukan penyelidikan dan penyisiran di lokasi guna mengacai para pelaku yang diduga sementara dari kelompok yang tahun lalu menebarkan teror di wilayah Jayawijaya. 


"Pasca penembakan tersebut untuk situasi sampai saat ini masih kondusif sementara untuk pelaksanaan Penutupan FBLB ke 34 kita sudah menyarankan kepada pemerintah untuk dihentikan akibat insiden ini,"kata Kapolres Jayawijaya.


Penghentian kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya insiden lanjutan, sekaligus memberikan ruang bagi aparat keamanan untuk melakukan penyisiran dan penyelidikan terhadap pelaku penembakan.

Advertisement


Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 sebelumnya dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 7-8 Agustus 2026, dan menjadi salah satu agenda budaya utama di Kabupaten Jayawijaya yang dihadiri masyarakat serta wisatawan domestik maupun mancanegara. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Korban Penembakan Festival Budaya Lembah Baliem Dirujuk, Serpihan Logam Masih Bersarang di Paha

Korban Penembakan Festival Budaya Lembah Baliem Dirujuk, Serpihan Logam Masih Bersarang di Paha

RSUD Wamena akan merujuk Salbiah, salah satu korban penembakan saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem, ke rumah sakit dengan

Ini Alasan TPNPB Menyerang Acara Festival Lembah Baliem

Ini Alasan TPNPB Menyerang Acara Festival Lembah Baliem

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan bertanggungjawab atas insiden penyerangan di lokasi Festival Lembah Baliem (FLB)

Festival Budaya Lembah Baliem Hari Ini Dibuka, Sejumlah Perhotelan Mulai Terisi Penuh 

Festival Budaya Lembah Baliem Hari Ini Dibuka, Sejumlah Perhotelan Mulai Terisi Penuh 

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke 34 akan dibuka Jumat (7/8/2026) hari ini. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer