Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Ribuan Massa dari 40 Distrik Kepung Kota Wamena Papua Pegunungan, Ada Apa?

Deni Tonjau • Jumat, 7 Februari 2025 | 16:26 WIB
Ribuan massa dari 40 Distrik  se-Jayawijaya mengepung Kota Wamena, Papua Pegunungan, pada Jumat, 7 Februari 2025.
Ribuan massa dari 40 Distrik se-Jayawijaya mengepung Kota Wamena, Papua Pegunungan, pada Jumat, 7 Februari 2025.

CEPOSONLINE.COM, WAMENA – Ribuan massa dari 40 Distrik  se-Jayawijaya mengepung Kota Wamena, Papua Pegunungan, pada Jumat, 7 Februari 2025.

Ribuan massa ini tergabung dalam Koalisi Baliem Bersatu.

Sejak pagi hingga siang mereka sudah memadati Bandara Wamena, mengenakan pakaian dan atributnya.

Lantas ada apa dengan aksi yang dilakukan ini?

Ternyata ribuan massa ini menjemput pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya terpilih, yakni Athenius Murib dan Ronny Elopere.

Terlebih, penerbangan yang digunakan Athenius Murib dan Ronny Elopere mengalami delay, sehingga baru tiba di Wamena pada pukul 13.30 WIT.

Setibanya di Wamena, Athenius Murib dan Ronny Elopere diarak keliling Kota Wamena.

Setelahnya, pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih ini diantar menuju lokasi Rapat Pleno KPU Papua Pegunungan di Hotel Baliem Pilamo, Kota Wamena.

Banyaknya massa yang mengantar membuat pihak kepolisian harus melakukan rekayasa lalu lintas di Kota Wamena.

Ruas Jalan Trikora Wamena sengaja ditutup karena dipenuhi masyarakat dan kendaraan yang menjemput paslon tersebut.

 Baca Juga: Jelang Putusan Dismisal MK, Ini yang Diminta Penjabat Bupati Jayawijaya

Bupati terpilih Athenius Murib mengaku jika kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Jayawijaya.

Hal ini bisa terlihat saat penjemputannya, bahkan penjemputan itu sama sekali tidak pernah diarahkan, akan tetapi masyarakat datang dan berkumpul secara sukarela menunggu kedatangannya bersama wakil bupati pulang ke Wamena.

"Saya ingin sampaikan jika ini kemenangan masyarakat Jayawijaya kami tidak pernah mengarahkan warga untuk menjemput kami , tapi adalah keinginan dari masyarakat sendiri semua sudah bersatu,"kata Murib.

Mantan Dandim 1702/Jayawijaya ini mengaku, setelah Pilkada ini, tidak ada lagi kubu-kubu pendukung paslon ini dan itu.

Sebaliknya, semua bersatu dalam Koalisi Baliem Bersatu untuk menjadikan Jayawijaya lebih baik dari hari ini sesuai dengan moto Yogotak Hano Hubuluk Motok Hanorogo.

"Kami tidak menginginkan ada kubu -kubu lagi tapi semua harus bersatu untuk pembangunan Kabupaten Jayawijaya karena politik sudah selesai sekarang waktunya kita bangkit untuk membangun," tutup Athenius Murib. (*)

Editor : Gratianus Silas
#wakil bupati #Jayawijaya #Papua Pegunungan #Ceposonline.com #Ronny Elopere #wamena #Athenius Murib #massa #bupati #KPU papua pegunungan