CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pelawak senior asal Malang H. Topan Sugianto bin Doel Ghani, yang dikenal sebagai Topan Srimulat, meninggal dunia pada Kamis (27/8/2026) sekira pukul 12.00 WIB.
Sosok yang dikenal lewat Ketoprak Humor dan duet bersama Leysus itu berpulang dalam usia 71 tahun di Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dilansir dari radarmalang.jawapos.com, kabar duka tersebut disampaikan melalui pengumuman yang beredar di media sosial. Rumah duka berada di Griya Ketapang Permai Blok G1, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kepanjen. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari keluarga mengenai penyebab meninggalnya Topan.
Topan Srimulat Dikenal lewat Ketoprak Humor
Topan Srimulat dikenal luas melalui panggung lawak dan sejumlah program komedi televisi, terutama Ketoprak Humor. Ia juga dikenal sebagai pasangan duet adiknya, Sugeng Winarso alias Leysus, yang meninggal dunia pada 3 Januari 2006.
Karier Topan di dunia lawak berawal dari panggung seni tradisional. Ia kemudian mengikuti jejak Leysus yang lebih dahulu terjun ke dunia hiburan. Keduanya tampil bersama dalam sejumlah program komedi, di antaranya Ronda, Pansus, dan Toples Show.
Nama Topan dan Leysus semakin dikenal setelah tampil dalam Ketoprak Humor. Duet kakak-adik tersebut membawa gaya lawak dengan karakter khas Jawa Timur yang kemudian menjadi salah satu ciri penampilan mereka.
Duet Topan dan Leysus Jadi Bagian Penting Kariernya
Kebersamaan dengan Leysus menjadi bagian penting dalam perjalanan Topan di dunia lawak. Dari panggung tradisional, keduanya kemudian mendapat kesempatan tampil di televisi dan menjangkau penonton yang lebih luas.
Topan juga sempat bergabung dengan grup lawak Srimulat bersama Leysus. Kiprah tersebut turut membuat namanya dikenal sebagai salah satu pelawak asal Malang yang berkarier di tingkat nasional.
Kepergian Topan sekaligus menyisakan kenangan atas duet kakak-adik tersebut. Leysus telah lebih dahulu berpulang hampir dua dekade lalu. Keduanya dikenal melalui sejumlah penampilan komedi yang membawa karakter dan gaya lawak Jawa Timuran.
Topan membangun karier dari panggung seni tradisional hingga layar kaca. Perjalanan panjang tersebut membuat namanya dikenal oleh penonton di Malang maupun daerah lain.
Kepergian Topan menambah daftar seniman lawak yang telah berpulang. Namanya tetap lekat dengan sejumlah panggung komedi, terutama melalui Ketoprak Humor dan kebersamaannya dengan Leysus. (*)
Editor : Weny Firmansyah