GATF 2026 Hadir di Jayapura, Dorong Konektivitas dan Pergerakan Ekonomi Papua

Rohana Wenggi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04:57 WIB
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Triwarno Purnomo didampingi Regional CEO Bank Mandiri Region XII/Papua, Antonius Budi Setiawan, General Manager Garuda Indonesia Branch Office Jayapura, Innu Al Kautsar,  membuka GATF 2026 di Mal Jayapura, Jumat (28/7/2026).(CEPOSONLINE.COM_ROHANA WENGGI)
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Triwarno Purnomo didampingi Regional CEO Bank Mandiri Region XII/Papua, Antonius Budi Setiawan, General Manager Garuda Indonesia Branch Office Jayapura, Innu Al Kautsar,  membuka GATF 2026 di Mal Jayapura, Jumat (28/7/2026).(CEPOSONLINE.COM_ROHANA WENGGI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kehadiran Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2026 di Mal Jayapura tidak hanya menawarkan tiket penerbangan dengan harga promo, tetapi juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pergerakan ekonomi serta pariwisata di Papua.


Dalam pelaksanaan GATF 2026, Garuda Indonesia kembali menggandeng Bank Mandiri sebagai exclusive bank partner. Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai promo bagi masyarakat, termasuk kesempatan memperoleh tiket penerbangan dengan harga khusus untuk rute domestik maupun internasional.


Regional CEO Bank Mandiri Region XII/Papua, Antonius Budi Setiawan, mengatakan kerja sama dengan Garuda Indonesia merupakan upaya memberikan nilai tambah kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi harga tiket penerbangan yang cenderung meningkat.


“Bank Mandiri berkolaborasi dengan Garuda Indonesia ini untuk memberikan nilai tambah buat masyarakat, memberikan rasa optimisme di tengah sekarang kondisi mungkin harga tiket sudah mulai naik,” kata Budi.


Menurutnya, berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan aktivitas perjalanan. 


Masyarakat tetap membutuhkan perjalanan untuk berbagai kepentingan, mulai dari bisnis, keluarga, wisata hingga kunjungan keagamaan.


Karena itu, melalui program promo yang dihadirkan dalam GATF, masyarakat diharapkan tetap memiliki kesempatan melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.


“Kami pun juga memberikan promo sebagai bentuk apresiasi kami kepada nasabah,” ujarnya.


Respons masyarakat terhadap GATF 2026 juga terlihat dari transaksi yang tercatat di sejumlah kota. Berdasarkan pembaruan data presale, Jakarta mencatat transaksi sekitar Rp1,009 miliar, Palembang Rp446,2 juta, Denpasar Rp526,3 juta, Medan Rp478,6 juta, Makassar Rp142 juta, dan Surabaya Rp18,4 juta.


Sementara Jayapura mencatat nilai transaksi sekitar Rp919 juta. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat Papua terhadap program perjalanan yang ditawarkan melalui GATF 2026.


General Manager Garuda Indonesia Branch Office Jayapura, Innu Al Kautsar, mengatakan pelaksanaan GATF tahun ini memiliki konsep berbeda karena digelar secara serentak di sejumlah kota di Indonesia.


“Kalau sebelumnya Jakarta duluan, sekarang semuanya serempak. Ada Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Makassar, Palembang dan Jayapura. Kalau dihitung dari timezone, Papua dua jam lebih awal, sehingga Jayapura menjadi yang pertama kali dibuka,” jelas Innu.


Selain harga tiket khusus, masyarakat juga memperoleh berbagai keuntungan melalui transaksi menggunakan kartu kredit Bank Mandiri, termasuk cashback hingga Rp7 juta sesuai ketentuan program.


Kerja sama antara Garuda Indonesia dan Bank Mandiri dalam penyelenggaraan GATF sendiri telah berlangsung sejak 2018. Sementara untuk pelaksanaan GATF di Jayapura, tahun ini menjadi gelaran keenam Bank Mandiri sebagai mitra bank eksklusif.


Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik menilai penguatan konektivitas udara memiliki dampak yang lebih luas terhadap pembangunan Papua.


Menurutnya, semakin baik konektivitas Papua dengan daerah lain akan membuka peluang bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan, mengembangkan usaha, memperluas pasar hingga mendorong sektor pariwisata.


“Adanya penguatan konektivitas akan menggerakkan aktivitas ekonomi dan memberikan peluang-peluang bagi masyarakat Papua,” katanya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
penerbangan GATF