Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Harga Pertamax Naik, Akankah Warga Beralih ke Pertalite? Ini Jawaban Pertamina

Priyadi Cepos Online • Kamis, 11 Juni 2026 | 13:17 WIB
Kendaraan mengantre di SPBU Entrop, Jayapura, Kamis (11/6/2026). Pertamina memastikan ketersediaan Pertalite tetap aman dan distribusinya terus diawasi menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi.(Ceposonline.com/Priyadi).
Kendaraan mengantre di SPBU Entrop, Jayapura, Kamis (11/6/2026). Pertamina memastikan ketersediaan Pertalite tetap aman dan distribusinya terus diawasi menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi.(Ceposonline.com/Priyadi).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax yang membuat selisih harga dengan Pertalite semakin lebar memunculkan pertanyaan terkait kemungkinan peralihan konsumen ke BBM subsidi.

Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan Pertalite di Papua masih dalam kondisi aman. Pertamina juga terus memperketat pengawasan distribusi agar penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan Pertamina memahami bahwa perubahan harga BBM dapat memengaruhi preferensi konsumen.

Namun setiap jenis BBM memiliki segmen pengguna dan spesifikasi yang berbeda sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan.

Menurutnya, Pertamax dengan Research Octane Number (RON) 92 tetap memberikan sejumlah manfaat, mulai dari performa mesin yang lebih optimal, pembakaran yang lebih efisien, hingga menjaga kondisi mesin kendaraan dalam jangka panjang.

"Pertamax dan Pertalite memiliki peruntukan yang berbeda. Pertalite merupakan BBM subsidi yang penggunaannya ditujukan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan pemerintah," ujar Ispiani.

Terkait kekhawatiran meningkatnya konsumsi Pertalite akibat peralihan pengguna dari BBM non-subsidi, Ispiani menegaskan bahwa hingga saat ini stok dan pasokan Pertalite masih dalam kondisi aman.

"Pertamina Patra Niaga secara rutin memantau realisasi penyaluran Pertalite dan membandingkannya dengan kuota yang telah ditetapkan pemerintah”

“Sampai saat ini pasokan dan stok Pertalite masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Mengenai kemungkinan perubahan pola konsumsi masyarakat setelah penyesuaian harga Pertamax, Pertamina mengaku masih terus melakukan pemantauan. Namun hingga saat ini belum terlihat adanya pergeseran konsumsi yang signifikan.

"Secara umum dinamika harga memang dapat memengaruhi perilaku konsumen. Namun karena penyesuaian harga baru dilakukan, sejauh ini belum terlihat perubahan pola konsumsi yang signifikan," pungkas Ispiani.(*)

Editor : Elfira Halifa
#pertamax #pertalite #Ceposonline.com #BBM