CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Konservasi bukan sekadar menjaga agar hutan tetap hijau, melainkan upaya untuk melestarikan keberagaman hayati didalamnya seperti perlindungan terhadap flora dan fauna serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.
Usaha konservasi ini juga didukung oleh PT. Dongin Prabhawa (DP) unit usaha Tunas Sawa Erma (TSE) Group, sebuah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang kelapaa sawit di Papua Selatan.
Lewat Program Corporate Social Contributionya (CSC) dipilar lingkungan, PT. DP menggelar kegiatan sosialisasi konservasi lingkungan di Kampung Salamepe, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke pada bulan Agustus 2026.
Kampung Salamepe yang terletak di pedalaman Papua dapat ditempuh dalam waktu dua jam perjalanan darat dari main camp PT. DP, dengan akses jalan yang harus menembus hutan dan kondisi hutan yang masih belantara tidak menyurutkan semangat tim perusahaan untuk berkunjung ke kampung tersebut.
Kegiatan sosialisasi mengenai konservasi dan perlindungan flora fauna disampaikan langsung oleh Tim ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) perusahaan.
Dalam sesi ini, anak-anak Kampung Salamepe diajak mengenal kekayaan hayati Papua serta pentingnya menjaga kelestarian flora dan fauna endemik.
Imam Purwono, Manager bersama Tim ISPO PT DP, menjelaskan bahwa edukasi pelestarian alam perlu terus digencarkan karena masih ditemukan praktik perburuan hewan endemik oleh masyarakat.
"Sejatinya keberagaman hayati merupakan kekayaan alam yang perlu dijaga bersama-sama," ujarnya.
Dalam sosialisasinya, tim ISPO memberikan pemahaman dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, baik hewan maupun tumbuhan endemik yang terdapat di hutan Papua.
Selain edukasi konservasi, PT Dongin Prabhawa juga menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kampung Salamepe.
Tim medis dari klinik PT DP melakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi penyakit yang dialami warga, serta pemberian obat dan vitamin secara gratis.
Pelayanan kesehatan ini mencakup pemeriksaan untuk anak-anak dan balita, serta posyandu di kampung tersebut. Selain itu, tim klinik PT. DP menemukan beberapa jenis penyakit yang diderita sebagian warga, seperti flu, demam, batuk, malaria, hingga penyakit kulit yang menimpa anak-anak. Hal tersebut disebabkan oleh kebiasaan pola hidup yang kurang sehat, oleh sebab itu sembari melakukan pemeriksaan tim klinik juga memberikan penyuluhan mengenai PHBS (Perilaku hidup bersih dan sehat).
“Kami sangat menghargai serta mengapresiasi upaya perusahaan dalam membantu kami lewat berbagai aksi – aksi sosialnya,” ujar Zein Hairu selaku pengurus kampung Salamepe.
PT DP terus berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan demi mendukung pembangunan di Papua. (*)