BREAKING NEWS: Lima Penumpang Speed Boat Hilang Kontak Serui-Waropen Ditemukan Selamat di Laut Nabir

Ismail Ceposonline • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:52 WIB
Video: Kapal yang mengapung dan terdampar ditengah laut saat ditemukan dan dilihat oleh Kapal KMP Masirei yang bertolak dari Biak-Nabire. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Video: Kapal yang mengapung dan terdampar ditengah laut saat ditemukan dan dilihat oleh Kapal KMP Masirei yang bertolak dari Biak-Nabire. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, BIAK — Kabar baik datang dari operasi pencarian speed boat yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak dalam perjalanan Serui menuju Waropen. Lima orang penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Sabtu (29/8/2026) pagi.


Kelima korban ditemukan oleh Kapal Masirei yang sedang berlayar dengan rute Biak–Nabire. Penemuan terjadi sekitar pukul 06.55 WIT, saat kapal berada kurang lebih 12 mil laut dari Pulau Moor, Kabupaten Nabire.


Speed boat ditemukan dalam kondisi mengapung di tengah laut. Lima orang yang berada di dalamnya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Adapun identitas kelima orang tersebut yaitu:

1. BRIPDA Faller Fredrik M Raunsai

2. BRIPDA Melfin Alfius Maniani

3. BRIPDA Lamek Abon

4. Malvin Yowei

5. Amsal Yowei


Sebelumnya, speed boat tersebut dilaporkan hilang kontak sejak pelayaran dari Serui menuju Waropen pada Minggu (23/8). Sejak laporan diterima, Satpolairud Polres Waropen, Komunitas Speed Sanggei, tim SAR Biak, Anggota Polres Nabire, dan gabungan bersama TNI AU Lanud Manuhua, Polri, dan unsur terkait melakukan pencarian melalui jalur laut maupun udara.


Dalam beberapa hari terakhir, pencarian diperluas dengan melibatkan berbagai unsur, terakhir termasuk pesawat CN-235 TNI AU yang melakukan penyisiran udara di wilayah perairan Serui-Waropen. 


Berdasarkan informasi sementara, Kapal Masirei diperkirakan akan tiba dan bersandar di Pelabuhan Nabire sekitar pukul 11.30 WIT dengan membawa kelima korban untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.


Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi lengkap para korban serta proses evakuasi. (*)

Editor : Weny Firmansyah
BIAK Ceposonline.com