Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

5 Orang Dinyatakan Meninggal dari Ledakan Bom di Biak

Ismail Ceposonline • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:33 WIB
Jumpa Pers Aparat Keamanan Polres Biak Numfor dan Pda Biak Numfor dan jajaran aparat TNI di TKP lokasi ledakan, Kampung Yenures Pantai, Minggu (31/5). (DOK HUMAS POLRES BIAK)
Jumpa Pers Aparat Keamanan Polres Biak Numfor dan Pda Biak Numfor dan jajaran aparat TNI di TKP lokasi ledakan, Kampung Yenures Pantai, Minggu (31/5). (DOK HUMAS POLRES BIAK)

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Polres Biak akhirnya memberikan keterangan terkait kejadian tragis yang terjadi di Kompleks Perikanan, Distrik Biak Kota yang diduga berasal dari ledakab bom peninggalan Perang Dunia Kedua, Minggu (31/5) siang sekitar pukul 14.45 WIT.

Peristiwa tragis ini dilaporkan mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan tiga lainnya masih dalam proses pencarian.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (31/5) malam, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi sekira pukul 14.45 WIT. 

Lokasi ledakan tepatnya berada di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota.

"Malam hari ini, kami dari Polres Biak Numfor bersama Pemda Biak Numfor yang diwakili oleh Plt. Sekda dan Kasatpol PP, serta didampingi jajaran dari Kodim 1708 Biak Numfor, Basarnas, dan Kompi C Batalyon C Brimob Polda Papua, memberikan rilis sementara terkait dugaan ledakan bom peninggalan Perang Dunia Kedua," ujar Ari Trestiawan.

Kata Ari, langkah evakuasi dan sterilisasi TKP, begitu menerima laporan, aparat keamanan gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). 

Petugas langsung memasang garis pengaman guna mensterilkan kawasan tersebut dari aktivitas warga dibeberapa titik. 

"Langkah awal yang kami lakukan adalah mengamankan dan mensterilkan lokasi kejadian. Hal ini sangat krusial untuk mencegah serta memitigasi adanya potensi ledakan susulan," tegasnya.

Data Korban Jiwa
Terkait data dan kondisi para korban, Kapolres menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama Basarnas, Dinas Kesehatan, dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan proses identifikasi dan evakuasi di lapangan.

"Berdasarkan identifikasi sementara, terdapat kurang lebih 5 korban meninggal dunia. Sementara itu, 3 korban lainnya dilaporkan masih belum ditemukan dan saat ini masih dalam proses pencarian intensif," ungkap AKBP Ari Trestiawan.

Imbauan untuk Masyarakat
Mengingat situasi di lokasi kejadian yang belum kondusif, Kapolres mengimbau dengan sangat agar masyarakat setempat maupun warga yang melintas tidak mendekati area ledakan untuk sementara waktu. Pihak Brimob Polda Papua juga diturunkan untuk mempertebal pengamanan dan melakukan penyisiran ulang.

"Kami menyarankan dan meminta kepada seluruh masyarakat agar menjauhi lokasi dan tidak mendekati tempat kejadian perkara (TKP), karena area tersebut dipastikan belum aman sepenuhnya. Kami akan terus mensterilkan lokasi ini sampai betul-betul aman dari risiko ledakan susulan maupun dampak berbahaya lainnya," pungkasnya.

Pihak Polres Biak Numfor bersama pemerintah daerah memastikan akan terus memperbarui informasi dan perkembangan penanganan di lapangan secara berkala kepada publik. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#BIAK #bom