Kebakaran Dipicu Percikan Api dari Mesin Kapal

Administrator • Dipublikasikan Rabu, 5 September 2018 | 04:55 WIB
Photo
Photo

Masyarakat ikut mengabadikan peristiwa kebarakan KLM Cahaya Akbar yang memuat puluhan ton BBM di Pelabuhan Biak dengan menggunakan HP, Sabtu, (1/9). Polisi masih terus lakukan penyelidikan penyebab kebakaran kapal tersebut. (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)


BIAK-Pengembangan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran Kapal kayu KLM Cahaya Akbar yang memuat puluhan ton BBM  di Dermaga Kesatuan Penjaga Laut, Sabtu (1/9) , masih terus dilakukan penyidik Polres Biak Numfor. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk olah TKP juga telah dilakukan oleh penyidik.


Meski belum ada kesimpulan dari hasil penyelidikan itu, namun dugaan sementara kebakaran dipicu percikan api dari mesin kapal. “Kalau dugaan sementara kemungkinan api itu berasal dari percikan api mesin,” kata Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori, S.Ik kepada wartawan, Selasa, (4/9), kemarin.


Menurut Kapolres, yang menyebabkan dugaan kuat api berasal dari percikan mesin karena dari hasil keterangan saksi menyebutkan di atas kapal tidak ada kegiatan lain kecuali mesin kapal yang bunyi.


“Kapal kayu ini kan penuh dengan muatan BBM, jadi BBM itu ketika dalam keadaan pengab maka uapnya cukup banyak. Nah, dugaan awal BBM yang jumlahnya cukup banyak itu menguap lalu disampar percikan api.  Tapi yang pasti, pengembangan penyelidikan masih dilakukan,”ungkapnya.


Seperti yang diberitakan sebelumnya, KLM Cahaya Akbar bermuatan puluhan ton BBM yang akan dibawa ke Kabupaten Mamberamo Raya terbakar sekitar pukul 17.17 WIT, Sabtu pekan kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun diperkirakan akibat kebaran itu terjadi kerugian kurang lebih Rp 1 miliar. (itb/tho)

Editor : Administrator