CEPOSONLINE.COM, BIAK NUMFOR – Kontingen Kabupaten Keerom akhirnya berhasil meraih champion emas pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Tingkat Provinsi Papua Tahun 2026 di Kabupaten Biak Numfor.
Emas perdana bagi Kabupaten Keerom tersebut dipersembahkan Blandina Natalia Sarkol Nahak yang tampil pada mata lomba Bernyanyi Mazmur kategori Anak, Jumat (30/10/2026).
Pendamping Kontingen Pesparani Kabupaten Keerom, Maria Magdalena, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi titik kebahagiaan bagi seluruh kontingen setelah sebelumnya berjuang dalam sejumlah mata lomba.
“Hari ini merupakan titik kebahagiaan kami. Setiap mata lomba paduan suara dan CCR yang sudah dilaksanakan, kami sudah berjuang, tetapi hasilnya seperti itu. Hari ini kami begitu bersyukur dan berterima kasih,” ujar Maria Magdalena terlihat haru.
Menurutnya, meskipun Keerom belum mendapatkan hasil maksimal pada beberapa kategori yang melibatkan peserta dalam jumlah besar, para pendamping terus memberikan motivasi kepada peserta yang tampil secara perseorangan.
Motivasi tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Blandina Natalia Sarkol Nahak berhasil mempersembahkan emas.
“Untuk kategori dengan jumlah yang besar kami gagal, tetapi kami memberikan motivasi untuk yang tampil perseorangan, sehingga muncul satu di kategori anak untuk emas. Kami sangat bersyukur,” katanya.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi champion emas pertama yang diraih Kontingen Kabupaten Keerom. Selain emas, Keerom juga telah memperoleh sejumlah medali perunggu dari mata lomba lainnya.
Maria mengatakan perjuangan kontingen belum berakhir. Keerom masih menaruh harapan besar kepada peserta yang akan tampil pada kategori remaja, OMK, dan dewasa.
“Harapan kami untuk lomba Mazmur hari ini, baik remaja, OMK, dan dewasa, kami gondol emas,” ujarnya.
Pada Pesparani II Papua 2026, Kabupaten Keerom mengikuti 12 mata lomba. Kontingen membawa sekitar 185 peserta, belum termasuk ofisial pendukungnya.
Kontingen Keerom telah berada di Biak sejak Senin dan menempati penginapan di SMP YPPK. Maria mengaku berbagai pengalaman suka dan duka dilalui bersama selama berada di Biak.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada umat setempat, khususnya ibu-ibu WK dari Gereja Kerahiman, yang membantu melayani kebutuhan makan dan minum kontingen setiap hari.
“Selama kami berada di Biak banyak hal yang kami dapatkan. Namanya kita di penginapan, suka dukanya kami alami. Tetapi kami bersyukur karena masih ada ibu-ibu WK dari gereja Kerahiman yang melayani kami makan dan minum setiap harinya,” tuturnya.
Raihan emas Blandina Natalia Sarkol Nahak kini menjadi tambahan semangat bagi Kontingen Kabupaten Keerom untuk mengejar prestasi pada mata lomba berikutnya di Pesparani II Papua 2026. (*)