Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Borong Tiga Penghargaan, Kopi Paniai Tunjukkan Kualitas Kopi Terbaik di Festival Kopi Papua Tengah

I
Penulis: Ismail Ceposonline❯
Tim Stand Kabupaten Paniai setelah borong juara pada Festival Kopi Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Tim Stand Kabupaten Paniai setelah borong juara pada Festival Kopi Papua Tengah. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kopi Kabupaten Paniai menunjukkan kualitas dan potensi yang membanggakan dalam Festival Kopi Papua Tengah 2026. Tidak tanggung-tanggung, Paniai berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yakni dua juara pertama dan satu juara ketiga dalam sejumlah kategori yang diperlombakan.


Tiga penghargaan tersebut masing-masing Juara I kategori Biji Kopi Terbaik, Juara I kategori Tanaman Kopi Terbanyak, serta Juara III kategori Stand Terbaik. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Paniai sekaligus menunjukkan besarnya potensi kopi yang dimiliki daerah tersebut.


Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Paniai, Yusuf Gobai, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, kelompok petani kopi, dan masyarakat yang selama ini terlibat dalam pengembangan komoditas kopi di Paniai.

Advertisement


“Puji Tuhan, dalam festival kali ini Kabupaten Paniai berhasil meraih tiga penghargaan. Dua di antaranya juara pertama dan satu juara ketiga. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Yusuf kepada media ini usai menerima penghargaan di Aula Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Jumat (30/10/2026).


Menurut Yusuf, prestasi tersebut tidak terlepas dari keterlibatan tim yang mewakili Kabupaten Paniai, termasuk kelompok kopi dari kampung-kampung, pelaku usaha, serta jajaran dinas terkait.


“Saya bangga dengan tim yang sudah bekerja bersama. Ada tiga orang yang mewakili kami, didukung kelompok kopi dari kampung-kampung, Dua dari Koperasi KOHARU dan jajaran dinas. Hasil ini merupakan buah dari kerja bersama,” katanya.

Advertisement


Ia berharap penghargaan yang diperoleh tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi petani dan kelompok usaha kopi di Paniai untuk terus meningkatkan kualitas produksi serta mengembangkan potensi kopi lokal.


“Prestasi ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas kopi Paniai. Kami juga akan menyampaikan hasil ini kepada masyarakat agar para petani semakin bersemangat dalam bekerja,” ungkapnya.


Yusuf juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khususnya Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Provinsi Papua Tengah, yang telah menyelenggarakan Festival Kopi Papua Tengah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi daerah untuk memperkenalkan potensi kopi sekaligus membangun semangat pengembangan usaha kopi di tingkat masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Paniai, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan seluruh jajaran dinas yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Melalui festival ini, kopi dari daerah kami mendapatkan kesempatan untuk dikenal lebih luas,” tuturnya.

Advertisement

Artikel Terkait

20 Ribu Pengunjung, Rp11,2 Miliar Berputar di Festival Budaya Biak Melanesia

20 Ribu Pengunjung, Rp11,2 Miliar Berputar di Festival Budaya Biak Melanesia

Festival Budaya Biak Melanesia (FBBM) 2026 berakhir setelah berlangsung selama lima hari sejak 17 Oktober. Festival budaya yang dipusatkan d

Ukiran Asmat Terjual Rp40 Juta dari Lelang Festival Pokman 2026

Ukiran Asmat Terjual Rp40 Juta dari Lelang Festival Pokman 2026

Festival Asmat Pokman ke-38 Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya masyarakat Asmat, tetapi juga memberikan dampak

Gelontorkan Rp77 Miliar untuk Pendidikan Gratis, Gubernur Meki: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Sekolah

Gelontorkan Rp77 Miliar untuk Pendidikan Gratis, Gubernur Meki: Tidak Ada Alasan untuk Tidak Sekolah

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Pada tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar lebih untu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer