CEPOSONLINE.COM, BIAK NUMFOR- Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Provinsi Papua di Kabupaten Biak Numfor menjadi ruang bagi pemuda lintas agama untuk memperkuat solidaritas dan toleransi. Salah satu wujud nyata kebersamaan tersebut terlihat dari keterlibatan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Biak Numfor yang mengambil bagian sebagai Liaison Officer (LO) dalam kegiatan tersebut.
Ketua Umum HMI Cabang Biak Numfor, Zulfitri, mengatakan keterlibatan organisasinya merupakan bentuk kontribusi pemuda Muslim dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di Kabupaten Biak Numfor.
Menurut Zulfitri, HMI Cabang Biak Numfor mendapat undangan untuk mengirimkan perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) dalam pelaksanaan Pesparani II Provinsi Papua. HMI kemudian dilibatkan sebagai LO untuk membantu mendukung jalannya kegiatan.
Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada HMI untuk terlibat dalam agenda keagamaan umat Katolik tersebut. Baginya, partisipasi ini menjadi salah satu bentuk solidaritas dan toleransi yang dibangun oleh kalangan pemuda di Biak Numfor.
“Ini juga merupakan salah satu bentuk solidaritas dan toleransi antarumat beragama, khususnya kami pemuda Muslim yang ada di Kabupaten Biak Numfor,” ujar Zulfitri.
Zulfitri menegaskan bahwa keterlibatan HMI dalam kegiatan keagamaan lintas iman merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi untuk berkontribusi kepada masyarakat. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan tanpa dibatasi oleh perbedaan keyakinan.
Keterlibatan HMI Cabang Biak Numfor dalam Pesparani II Provinsi Papua menjadi contoh bahwa toleransi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Ketika pemuda dari berbagai latar belakang bersedia bekerja bersama, kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang perjumpaan yang memperkuat solidaritas, saling menghormati, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua. (*).
Editor : Abdel Gamel Naser