Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Langkah Nyata Wujudkan Tolikara Religius, Bupati Letakkan Batu Pertama Kantor Klasis Geya

A
Penulis: Agung Trihandono❯

Advertisement

Bupati Tolikara Willem Wandik saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor Klasis Geya, di Distrik Geya Jumat,(24/04/2026).(Ceposonline.com/Dismkomdigi Tolikara)
Bupati Tolikara Willem Wandik saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor Klasis Geya, di Distrik Geya Jumat,(24/04/2026). (Ceposonline.com/Dismkomdigi Tolikara)

CEPOSONLINE.COM, TOLIKARA - Guna mewujudkan visi besar Kabupaten Tolikara sebagai daerah yang religius, Pemerintah Kabupaten Tolikara terus menghadirkan langkah nyata di tengah masyarakat.

 

Advertisement

Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos, didampingi Ketua Wilayah Toli pendeta Yeremias Wandik,dan Ketua Klasis Goyage pendeta Yarin Kogoya, serta ketua calon Klasis Geya Pendeta Yiwe yikwa sejumlah tokoh gereja dan masyarakat, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Klasis Geya, di Distrik Geya, Jumat (24/04/2026). 

 

Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan gereja dalam membangun kehidupan iman sekaligus memperkuat fondasi sosial masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

Advertisement

 

Dalam suasana penuh kebersamaan dan doa, pembangunan kantor klasis ini diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani, pembinaan umat, serta penggerak pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai iman.

 

Usai prosesi peletakan batu pertama, Bupati Willem Wandik menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 100 juta  kepada panitia pembangunan, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pembangunan sarana keagamaan.

 

Dalam arahannya, Bupati Willem wandik menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah menyerap aspirasi masyarakat dari seluruh distrik di Kabupaten Tolikara. Aspirasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan ke depan yang lebih tepat sasaran.

 

Bupati Willem Wandik  juga menyampaikan bahwa momentum pembangunan Kantor Klasis Geya ini menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di wilayahnya.

 

Menurutnya, Distrik Geya menjadi salah satu wilayah awal yang aktif mengusulkan berbagai program strategis, tidak hanya untuk kemajuan distrik sendiri, tetapi juga bagi wilayah sekitarnya seperti Distrik Wenam dan Distrik Goyage.

 

Sementara itu, Kepala Distrik Geya, Toni Weya, mewakili masyarakat, menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas pembangunan. Di antaranya peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Karubaga sebagai ibu kota Kabupaten Tolikara menuju Distrik Wenam, Geya, hingga Goyage.

 

Selain infrastruktur, masyarakat juga berharap adanya perhatian serius pada sektor pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

 

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir juga turut menyampaikan harapan agar pembangunan di Kabupaten Tolikara dapat berjalan merata dan berkelanjutan, menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke kampung-kampung terpencil.

 

Dengan dimulainya pembangunan Kantor Klasis Geya ini, diharapkan semangat kebersamaan antara pemerintah, gereja, dan masyarakat semakin kuat, dalam mewujudkan Tolikara yang religius, maju, dan sejahtera. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Wabup Tolikara Warning Jangan Sampai SILPA Tahun ini Besar

Wabup Tolikara Warning Jangan Sampai SILPA Tahun ini Besar

Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH.,M.Si mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Bupati Tolikara Bersama dan Senator Arianto Kogoya Tinjau Kesiapan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Bupati Tolikara Bersama dan Senator Arianto Kogoya Tinjau Kesiapan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Bupati Tolikara, Willem Wandik, bersama Anggota DPD RI asal Papua Pegunungan, Senator Arianto Kogoya, mengunjungi Kanggime pada Jumat dan Sa

Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Tolikara, Semangat Merah Putih Satukan Pemerintah, Gereja dan Masyarakat

Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Tolikara, Semangat Merah Putih Satukan Pemerintah, Gereja dan Masyarakat

Semangat kemerdekaan berkobar di Kabupaten Tolikara. Suasana Ibu Kota Kabupaten Tolikara, Distrik Karubaga, Sabtu, 15 Agustus 2026, berubah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer