Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Tim Promosi Belum Mampu Bersaing di Liga 1? Dua Pelatihnya Sebut Masih Perlu Waktu 

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
HASIL MINOR: Para pemain PSS Sleman saat menghadapi Madura United, Sabtu (12/9). Dalam laga tersebut PSS kalah dengan skor 1-3 oleh tim tamu Madura United. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
HASIL MINOR: Para pemain PSS Sleman saat menghadapi Madura United, Sabtu (12/9). Dalam laga tersebut PSS kalah dengan skor 1-3 oleh tim tamu Madura United. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Dua tim promosi Super League Isenmulang Kalteng FC dan PSS Sleman belum mampu bersaing dengan tim-tim Liga 1 lainnya. 

Pasalnya dalam dua pekan Liga 1 bergulir dua tim tersebut belum memperoleh satu poin pun. Bahkan keduanya menempati posisi paling buncit alias berada di posisi juru kunci. 

Isenmulang Kalteng FC yang di musim lalu bernama Adhyaksa Banten FC mengalami dua kekalahan beruntun yakni kalah dari Arema 4-1 dan takluk dari Bali United 1.4

Advertisement

Sementara PSS Sleman di pekan pertama harus mengakui ketangguhan Bali United 1-2 dan di pekan kedua tumbang dari Madura United 1-3

Pelatih Isenmulang Kalteng FC, Mundari Karya, menyebut timnya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan persaingan Super League. Ia menilai kepercayaan diri pemain menjadi salah satu hal yang perlu segera dibangun setelah mendapat hasil kurang maksimal pada dua laga awal.

"Yang paling pertama yang memang harus kita lakukan adalah memberikan kepercayaan kepada pemain. Seperti dari awal saya katakan, tim ini perlu beradaptasi dengan level Super League," ujar Mundari Karya.

Dua hasil minor itu menjadi perhatian Pelatih PSS Pieter Huistra. Menurutnya, skuad Laskar Sembada harus segera beradaptasi dengan karakter permainan di level Super League, setelah musim sebelumnya berkompetisi di Liga 2 atau Championship.

Advertisement

Huistra menilai kualitas kompetisi yang dihadapi PSS kini berbeda. Kesalahan yang mungkin masih bisa terhindarkan di Liga 2 dapat langsung dimanfaatkan lawan karena saat ini bermain di kasta tertinggi.

 "Level Super League berbeda dengan Liga 2. Ketika kami membuat kesalahan di Super League, lawan akan menghukum kami. Jadi, kami harus memperbaiki terutama situasi-situasi bertahan," kata Huistra, Minggu (13/9/2026). (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Update Klasemen Liga 2 Grup Timur: Deltras Memimpin, Persipura Masih Tertinggal di Peringkat Keenam 

Update Klasemen Liga 2 Grup Timur: Deltras Memimpin, Persipura Masih Tertinggal di Peringkat Keenam 

Persaingan Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 alias Liga 2 semakin ketat setelah pekan ketujuh. 

Besok Kick Off Liga 2 Dimulai, Ini Jadwal Pekan Pertama Musim 2026/2027 

Besok Kick Off Liga 2 Dimulai, Ini Jadwal Pekan Pertama Musim 2026/2027 

Kompetisi Liga 2 Championship musim 2026/2027 mulai digulir Jumat (11/9/2026). Adalah PSIS Semarang versus PSPS Pekanbaru didaulat sebagai k

Ini Rumor Pembagian Grup Timur dan Barat Liga 2, Derby Papua Akan Sangat Menarik untuk Disaksikan    Laporan: Weny Firmansyah    CEPOSONLINE

Ini Rumor Pembagian Grup Timur dan Barat Liga 2, Derby Papua Akan Sangat Menarik untuk Disaksikan Laporan: Weny Firmansyah CEPOSONLINE

Dengan berakhirnya kompetisi Super League musim kompetisi 2025/2026 berarti sudah dipastikan tim-tim yang akan berlaga di kompetisi sepakbola profesional musim depan. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer