Jelang Hadapi Argentina, Kapten Tanjung Verde Diterpa Kasus Dugaan Pemerkosaan

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Persiapan Timnas Tanjung Verde menghadapi Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dibayangi persoalan di luar lapangan.
Kini Kapten tim, Ryan Mendes, dilaporkan tengah menjalani penyelidikan oleh Kepolisian Selandia Baru terkait dugaan kasus pemerkosaan yang disebut terjadi saat ajang FIFA Series pada Maret 2026.
Laporan tersebut pertama kali diungkap media Brasil Globo Esporte dan kemudian dikutip sejumlah media internasional, termasuk La Gazzetta dello Sport.
Dugaan peristiwa itu disebut terjadi pada 27 Maret 2026 ketika Timnas Tanjung Verde berada di Auckland untuk mengikuti turnamen FIFA Series.
Korban yang melaporkan dugaan tersebut merupakan seorang perempuan berkewarganegaraan Brasil yang menetap di Selandia Baru.
Ia diketahui bekerja sebagai penerjemah sekaligus penghubung operasional bagi delegasi Tanjung Verde dan menginap di hotel yang sama dengan tim selama turnamen berlangsung.
Dalam laporannya, perempuan tersebut mengaku sempat diundang menghadiri pertemuan tim usai pertandingan melawan Chile karena mengira kegiatan itu berkaitan dengan pekerjaannya.
Namun setelah mengetahui acara tersebut bersifat sosial, ia memutuskan kembali ke kamar hotelnya.
Tak lama kemudian, menurut pengakuannya kepada penyidik, seseorang mengetuk pintu kamarnya.
Ia menuduh Ryan Mendes kemudian masuk ke dalam kamar dan melakukan penyerangan serta pemerkosaan.



