Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SMPN 2 Sarmi Dipalang, Bertahun-tahun Tak Dilunasi

V
Baliho bertuliskan tuntutan pemilik hak ulayat terpampang di pagar pintu masuk SMPN 2 Sarmi, Kampung Sawar, Senin (17/11/2025).(CEPOSONLINE.COM/VICKY AMBANI)
Baliho bertuliskan tuntutan pemilik hak ulayat terpampang di pagar pintu masuk SMPN 2 Sarmi, Kampung Sawar, Senin (17/11/2025).(CEPOSONLINE.COM/VICKY AMBANI)

CEPOSONLINE.COM, SARMI — Aksi pemalangan kembali terjadi di Kabupaten Sarmi. 


Advertisement

Kali ini, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sarmi yang berlokasi di Kampung Sawar menjadi sasaran pemilik hak ulayat tanah adat, Senin (17/11/2025).

Pemalangan dilakukan sebagai bentuk protes atas penggunaan lahan adat selama 41 tahun oleh pemerintah Kabupaten Sarmi tanpa adanya penyelesaian ganti rugi. 

Menurut keterangan pihak pemilik ulayat, tanah tersebut telah digunakan sejak awal berdirinya sekolah tanpa adanya kesepakatan resmi.

Advertisement

Pihak pemilik tanah adat menuntut agar pemerintah daerah segera membayar ganti rugi sebesar Rp500 juta sebagai kompensasi atas penggunaan lahan tersebut untuk kegiatan belajar mengajar selama lebih dari empat dekade.

“Kami tidak melarang anak-anak sekolah, tapi pemerintah harus menghormati hak kami. Tanah ini milik leluhur kami yang sudah digunakan begitu lama tanpa penyelesaian,” ujar salah satu perwakilan pemilik ulayat di lokasi pemalangan.

Sementara itu, pihak sekolah memilih menunggu langkah penyelesaian dari pemerintah daerah agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama. 

Advertisement

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sarmi terkait tuntutan tersebut.

Aksi pemalangan dilakukan dengan memasang baliho bertuliskan tuntutan di pagar pintu masuk sekolah sebagai tanda protes dan penegasan hak atas tanah adat tersebut.(*)

 

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Pastikan Tak Bermasalah, Wabup Sarmi Tinjau Langsung Progres Jalan Kasukwe–Petam

Pastikan Tak Bermasalah, Wabup Sarmi Tinjau Langsung Progres Jalan Kasukwe–Petam

Wakil Bupati Sarmi, Jumriati, turun meninjau langsung progres pekerjaan peningkatan badan jalan pada ruas Kasukwe–Petam, tepatnya di Kampung

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Komra Terendam Banjir

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Komra Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Komra, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, sejak Jumat (16/10/2026) mengakibatkan sejumlah rumah warga

Jam 9 Belum Belajar, Orang Tua Protes

Jam 9 Belum Belajar, Orang Tua Protes

Keluhan terhadap proses belajar mengajar di SD YPK Imanuel Keder, Kampung Keder, Kabupaten Sarmi, disampaikan sejumlah orang tua murid. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer