Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemilik Ulayat Minta Perhatian Khusus

R
Penulis: Roberth Mboik❯
Pertemuan masyarakat hak ulayat dengan pemerintah Kabupaten Sarmi terkait pembangunan fasilitas Pelabuhan Sarmi. (CEPOSONLINE.COM, ROBERT MBOIK)
Pertemuan masyarakat hak ulayat dengan pemerintah Kabupaten Sarmi terkait pembangunan fasilitas Pelabuhan Sarmi. (CEPOSONLINE.COM, ROBERT MBOIK)

CEPOSONLINE.COM,SARMI- Pemerintah dan masyarakat adat Sarmi menggelar pertemuan membahas dan menyepakati rencana penambahan fasilitas bangunan di area pelabuhan.


Advertisement

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sarmi, Ardin menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas baru ini mencakup kantor dan rumah dinas yang sebelumnya tidak difungsikan akibat persoalan hak ulayat tanah adat.

"Jadi ini terkait pembangunan kantor dan rumah dinas yang harus diaktifkan kembali karena sebelumnya tidak aktif akibat kendala hak ulayat," jelas Ardin, Senin (28/7).

Ia mengatakan, Pemkab bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Sarmi sepakat mendukung rencana pengembangan pelabuhan.

Advertisement

Namun, masyarakat mengajukan sejumlah permintaan sebagai bentuk keberpihakan terhadap kepentingan mereka.

"Masyarakat adat meminta agar SDM anak-anak asli diperhatikan oleh Kementerian Perhubungan jika pelabuhan ini dikembangkan. Mereka ingin anak-anak negeri diprioritaskan sebagai tenaga kerja dan diberikan kesempatan pendidikan," ungkapnya.

Menurut Ardin, masyarakat adat menilai bahwa perkembangan zaman menuntut adanya kebijakan afirmatif dari pemerintah untuk menjamin keterlibatan masyarakat asli dalam pembangunan.

Advertisement

Bentuk afirmasi tersebut di antaranya adalah peningkatan kualitas SDM, pemberian beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di bidang perhubungan dan kelautan, serta penempatan lulusan-lulusan tersebut di instansi terkait.

"Selain itu, mereka juga berharap dalam proses penerimaan pegawai nantinya, anak-anak asli dapat diakomodir. Ini menjadi salah satu bentuk keberpihakan nyata dari negara terhadap masyarakat pemilik hak ulayat," tandasnya.

Lebih lanjut Ardin menambahkan, Pemkab Sarmi siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat adat dan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, agar aspirasi tersebut dapat diakomodir dalam proses pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Sarmi ke depan. (*)

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Bensin Langka, Pemuda Sarmi Diminta Turun Tangan 

Bensin Langka, Pemuda Sarmi Diminta Turun Tangan 

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin yang terjadi di Kabupaten Sarmi semakin meresahkan masyarakat.

Pastikan Tak Bermasalah, Wabup Sarmi Tinjau Langsung Progres Jalan Kasukwe–Petam

Pastikan Tak Bermasalah, Wabup Sarmi Tinjau Langsung Progres Jalan Kasukwe–Petam

Wakil Bupati Sarmi, Jumriati, turun meninjau langsung progres pekerjaan peningkatan badan jalan pada ruas Kasukwe–Petam, tepatnya di Kampung

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Komra Terendam Banjir

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Komra Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Komra, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, sejak Jumat (16/10/2026) mengakibatkan sejumlah rumah warga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer