
Cold Storage yang dibangun berhadapan dengan Kantor DKP Kabupaten Biak Numfor di Pantai Fandoy dalam waktu dekat akan diujicoba. Bersamaan dengan uji coba itu, fasilitas yang dibangun dengan anggaran Rp 19 miliar itu juga langsung akan berproduksi.Fiktor/Cepos
BIAK-Cold storage (tempat pendingin) ikan di Biak, yang sudah rampung pembangunan sejak tahun 2018 lalu, dalam waktu dekat mulai akan diuji coba penggunaannya. Bahkan, bersamaan dengan uji itu juga akan dilakukan produksi langsung dengan pengiriman ikan keluar dari Biak. Namun untuk pengiriman ikan selama uji coba jumlahnya masih terbatas.
“Uji coba cold strorage akan dilakukan dalam waktu dekat, sementara uji coba proses tender terhadap pengelolaan fasilitas pendingin ikan ini juga berjalan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor Efendi Igirisa, S.Pi, MM kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Dijelaskan, bahwa produksi akan dilakukan selama uji coba, disebabkan proses tender yang akan memakan waktu. Karenanya, selama uji coba cold strorage itu juga langsung memproduksi ikan dengan melakukan pengiriman keluar Biak. Alasannya, bahwa jika menunggu tender dari pemenang pengelola fasilits pendingin ikan itu akan memakan waktu berbulan-bulan.
“Sambil proses tender siapa yang jadi pemenang mengelola cold strorage ini, produksi ikan juga sementara jalan, sehingga nelayan bisa meningkatkan pendapatannya,” tandasnya.
Proses tender sendiri dalam waktu dekat sudah akan dilakukan, semua badan usaha yang tertarik mengelola fasilitas yang dibangun dengan anggaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu bisa mengambil bagian, baik dari pihak swasta maupun BUMN. Pasalnya, pengelolaan fasilitas yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 19 miliar memiliki kapasitas daya tampung besar sehingga perusahaan yang mengelolanya bukan perusahaan kecil.
Daya tampung dari cold storage itu tidak kurang dari 200 ton ikan sehingga masyarakat diharapkan dapat mencari ikan semaksimal mungkin. Perusahaan pengelola fasilitas itu nantinya juga adalah perusahaan skala besar dan memiliki sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
“Cold storage ini memiliki daya tampung besar dan yang pasti pengelolanya juga adalah perusahaan besar. Masyarakat khususnya nelayan ke depan diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini dengan mencari ikan sebanyak-banyaknya, sebab perusahaan pengelola fasilitas ini tentu siap menampung ikan dari nelayan berapa pun jumlahnya,” kata Efendi.(itb/tri)
