
Kapolres Biak Numfor dan Dandim 1708/BN ketika memerika BB curian baru-baru ini. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di tahun 2018 akan melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang diikutkan dalam tes perwira di sejumlah satuan.
BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mulai mempersiapkan anak-anak asli Papua yang masih duduk di bangku tingkat SMA/SMK untuk masuk menjadi anggota TNI/Polri melalui jalur penerimaan perwira. Bahkan untuk program persiapan itu, pemerintah daerah mengalokasikan sebesar Rp 2 miliar dalam APBD tahun 2019.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd mengatakan anak-anak Papua yang memiliki potensi di sejumlah sekolah akan didampingi tim dari aparat TNI/Polri, khususnya terkait dengan pembekalan materi seleksi administrasi, fisik, kesehatan dan sejumlah lainnya.
“Menyiapkan anak-anak Orang Asli Papua (OAP) untuk ikut seleksi di penerimaan Akpol, Akabri diberbagai satuan TNI tentu harus dipersiapkan sejak dini. Anak-anak perlu disiapkan, mulai dari sisi fisik, kesehatan, akademik dan sejumlaah lainnya. Intinya anak-anak yang akan disiapkan adalah anak Papua yang memang memiliki potensi,” katanya kepada Cenderawasih Pos.
Dikatakan, untuk mendukung program itu maka pemerintah daerah menyiapkan Rp 2 miliar, uang sebesar itu akan digunakan bagi kegiatan pendamping di sejumlah sekolah. “Jadi ini pendampingan ini akan berlangsung beberapa bulan, bahkan ada yang tahun. Jadi kita pilih anak-anak yang mampu lalu dibina, tidak ada namanya anaka pejabat atau apalah, kalau dinilai memiliki potensi dan syarat maka anak itu yang disiapkan,” pungkasnya.
Program pembinaan putra asli Papua untuk dipersiapkan sebagai calon peserta pendidikan perwira TNI/Polri merupakan kebijakan Herry Ario Naap dalam upaya menyiapkan generasi muda Biak yang mumpuni dalam berkarier di satuan TNI dan Polri. Diharapkapkan dalam beberapa waktu kedepan, lahir sejumlah jenderal dari Kabupaten Biak Numfor.
“Konsep yang kita gunakan adalah untuk jangka panjang, makanya program ini selama kepempimpinan kami akan terus berlanjut,” tandas Herry Naap.(itb
