
Rombongan petugas kesehatan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Memberamo Raya, Levina Krey, S.Km, M.Kes ketika menggunjugi sejumlah Puskesmas dan Pustu di wilayah pesisir sungai dan pedalaman lainnya, Rabu, (12/9).
BIAK-Kondisi geografis yang sulit nampaknya bukan menjadi rintangan petugas kesehatan di Kabupaten Memberamo dalam mengoptimalkan imunisasi campak, rubella dan polio di lapangan. Dari hasil evaluasi, pelaksanaan imunisasi Measles Rubella dan Polio (MRP) terus digalakkan di masing-masing Puskesmas dan Puskemas Pembantu (Pustu).
Hingga September 2018 ini, realisasi pelaksanaan imunisasi di 12 Puskesmas sudah 36,6 %. Jika dibandingkan dengan kondisi geografis wilayah Kabupaten Memberamo Raya realisasi 36,6 % itu tergolong cukup tinggi, dan itu yang telah dilaporkan.
Kendala utama yang dihadapi petugas kesehatan di lapangam adalah akses transportasi. Kadang mereka akan memberikan laporan, namun akses transportasi ini susah, demikian halnya dengan jaringan komunikasi juga tidak ada. "Kadang-kadang petugas kami di lapangan sangat sulit dalam melakukan komunikasi. Yang pasti kegiatan imunisasi ini akan terus dilakukan,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Memberamo Raya, Levina Krey,S.Km, M.Kes dalam releasenya yang diterima Cenderawasih Pos via e-mail, Rabu, (12/9), kemarin.
Levina Krey juga mengatakan, untuk mengetahui kondisi pelayanan di Puskesmas ataupun Pustu secara langsung di wilayah-wilayah pedalaman dan pesisir sungai, pihaknya melakukan kunjungan langsung di lapangan. Tak hanya meninjau langsung pelaksanaan imunisasi, namun rombongan yang dipimpin Kadinkes itu juga melihat dari dekat kondisi masyarakat setempat.
“Kunjungan ke sejumlah Puskesmas dan Pustu adalah untuk meninjau perkembangan terhadap pelayanan kesehatan, kondisi sarana dan prasana penunjang dan lainnya. Intinya kedepan, kondisi geografis bukan menjadi penghalang dalam mengoptipmalkan pelayanan kesehatan masyarakat,”tandasnya.
Dalam kunjungan kerja ini, pihaknya membawa sejumlah tenaga medis, tenaga gizi, kesehatan lingkungan, perawat dan dokter. "Kami tak hanya memberikan pelayanan kesehatan sekaligus, namun kampanye tentang hidup yang sehat dan upaya pencegahan penyakit juga kami informasikan di masyarakat dalm kunjungan ke sejumlah Puskesmas dan Pustu ini,” kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit ( P2P) Dinas Ksehatan Kabupaten Mambramo Raya Anthon Renyaan, S.Km, M.Kes menambahkan. (itb/tho)
