
Plt. Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd ketika menyerahkan satu dari 10 sapi yang diserahkan Pemkab Biak Numfor dan diterima oleh Ustad Haryandi , Selasa (21/8).
BIAK-Pelaksanaan Salat Idul Adha di Kota Biak dipusatkan di Hanggar Lanud Manuhua Biak, Rabu, (22/8). Namun sebagian jamaah juga memilih melakukan salat di Masjid Agung Baiturahman. Meski suasana pagi kemarin agak mendung, namun tidak mengurangi semangat umat Muslim untuk melaksanakan salat Idul Adha di Hanggar Lanud Manuhua.
Gema takbir Allahu Akbar, Allahu Akbar, terdengar begitu memasuki kompleks Hanggar Lanud Manuhua tempat salat Idul Adha digelar. Tepat pukul 07.00 WIT Salat Idul Adha dimulai dan dipimpin oleh Imam dan Khatib Ustad Kamaruddin yang juga sekaligus Ketua MUI Kabupaten Biak Numfor.
Dalam kotbahnya, Ustad Kamarudin mengungkapkan, kurban merupakan bagian tak terpisahkan dari perngorbanan dalam ibadah, dimana kurban itu diawali dengan pengorbanan Nabi Ibrahim Alaihissalam.
“Kurban adalah bentuk tertinggi dari kecintaan kepada Tuhan dalam hal penyembahan, artinya bahwa melalui qurban ini maka segala bentuk kehendak diri harus ditiadakan, kecintaan kepada Tuhan memerlukan pembuktian dan pembuktian itu adalah kesediaan dengan berkurban,” paparnya.
Komaruddin yang juga adalah Ketua MUI Kabupaten Biak Numfor mengajak semua umat Muslim supaya memaknai dengan baik dan benar tentang berkurkan itu. Bahwa, pelajaran berkurban dari Ibrahim hendaknya terbawa pada kehidupan sosial dan juga kehidupan kebangsaan.
“Mari kita menjadikan berkurban sebagai salah satu bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Tuhan melalui berbagai bentuk, salah satunya adalah mendekatkan diri dengan saudara-saudara kita yang berkekurangan,” tandasnya memberikan pesan.
Sekadar diketahui, sebagai bentuk dukung dan kepedulian pemerintah daerah kepada umat Muslim di Kabupaten Biak Numfor diserahkan 10 ekor sapi di sejumlah masjid yang berbeda. Sapi-sapi tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd di sejumlah masjid.
“Pemerintah daerah tentunya berharap agar umat Islam memaknai dengan benar tentang Hari Raya Idul Adha ini, hari raya kurban. Pesan pengorbanan nabi tentunya perlu menjadi catatan penting dalam kehidupan bermasayarakat dan berbangsa. Untuk itu, saya atas nama pemerintah dan pribadi mengharapkan agar setiap umat Muslim melaksanakan ibadah Idul Adha ini dengan sempurna,”ujarnya kepada wartawan setelah menyerahkan satu ekor sapi yang diterima Ustad Haryanto di Dolog.
Semenyata itu, dalam laporanya Abdul Rahman dari Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Biak Numfor mengungkapkan bahwa ada 110 ekor sapi dan 21 ekor kambing dijadikan hewan kurban, termasuk 10 ekor sapi sumbangan Pemkab Biak.(itb/tho)
