Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nenu Tabuni : Kepala OPD Yang Tidak Disiplin, Saya Akan Evaluasi

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Pj. Bupati Puncak, Nenu Tabuni saat memimpin Apel Gabungan Perdana di Halaman Kantor Bupati Puncak.
Pj. Bupati Puncak, Nenu Tabuni saat memimpin Apel Gabungan Perdana di Halaman Kantor Bupati Puncak.

CEPOSONLINE.COM,ILAGA- Penjabat (Pj. ) Bupati Kabupaten  Puncak, Nenu Tabuni menegaskan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang  tidak disiplin setelah surat himbauan disiplin pegawai dikeluarkan oleh Bupati maka siap-siap dievaluasi.


Advertisement

"  Dalam SK saya oleh Mendagri, diperintahkan untuk tidak menggeser Kepala OPD dan mengganti pegawai negeri tapi saya bisa lakukan pergeseran apabila punya alasan yang tepat," tegas Pj. Bupati Puncak, Nenu Tabuni saat Apel Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Puncak, Selasa, (13/8/2024).

Ia menjelaskan, evaluasi itu siap dilakukan apabila kepala OPD tidak mengindahkan surat-surat himbauan yang dikeluarkan oleh bupati terutama kedisiplinan pegawai.

" Pegawai negeri yang  sudah dapat jabatan Kepala OPD baru tidak pernah bekerja atau tidak pernah ada di Ilaga selama 6 bulan hingga 12 bulan, saya minta surat izin keluar dari kabupaten Puncak. Sekda dan Asisten I tolong tunjukkan surat izin dari kepala-kepala OPD yang tidak pernah di tempat," ujarnya.

Advertisement

Ia juga menegaskan, Pelaksana-pelaksana tugas (Plt.) yang nakal juga siap dievaluasi.

"ASN berkewajiban laksanakan tugas didaerah bukan keluar-keluar tanpa alasan," tegas dia.

Ia juga tekankan, akan bertindak tegas kepada kepala-kepala Distrik yang tidak melaksanakan tugas pelayanannya di daerah.

Advertisement

" Saya cek semua dari tingkat Kabupaten hingga Distrik-distrik.  Tidak boleh main-main, kita ditempatkan untuk melayani masyarakat," ujarnya.

Oleh karena itu, ia memerintahkan kepala OPD bekerja sama dengan stafnya untuk kerja layani masyarakat.

" Kita diutus untuk layani masyarakat. Kerja layani masyarakat dengan baik. Jangan makan gaji buta," pungkas Tabuni. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Pelarian Empat Tahun Berakhir, Buron KKB Penyerang Camp PT Unggul Ditangkap di Puncak

Pelarian Empat Tahun Berakhir, Buron KKB Penyerang Camp PT Unggul Ditangkap di Puncak

Setelah buron selama lebih dari empat tahun, seorang terduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial PW (32) akhirnya ditangka

Enam Orang dari Kelompok OPM Kembali ke NKRI, Ikrar Setia di Intan Jaya dan Puncak

Enam Orang dari Kelompok OPM Kembali ke NKRI, Ikrar Setia di Intan Jaya dan Puncak

Sebanyak enam orang mantan anggota dan simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM)  menyatakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Ind

Dikepung Asap Tebal Selama Sepekan, Pasien di RSUD Ilaga Terpaksa Diungsikan  ke Puskesmas

Dikepung Asap Tebal Selama Sepekan, Pasien di RSUD Ilaga Terpaksa Diungsikan  ke Puskesmas

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat yang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer