Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TNI-Polri Pastikan Warga Kembali ke Kampung Masing-masing Usai Diteror KKB

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.

CEPOSONLINE.COM, KEEROM – Sebanyak 200-an orang warga dari berbagai kampung di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dikonfirmasi sempat mengamankan diri ke aparat TNI-Polri sebagai respon terhadap gangguan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (12/11/2023) lalu. 


Advertisement

Sejumlah warga berasal dari Kampung Jenggernok, Wako, Ninggabuma, Agiyome, Upaga, Gome, Jonggong Golawi, Kilanungin, Misimaga, dan Tigibalok, dikawal dan diterima langsung oleh aparat TNI-Polri dari Polres Puncak dan Satgas Pamtas Mobile Yonif R 300/BJW.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan, mengingat kondisi geografis dan jarak Polres Puncak yang cukup jauh, sehingga para warga diarahkan untuk mengamankan diri di Gereja Bethel Jenggernok dan honai di sekitaran Distrik Gome, diantar oleh kepala suku besar Kabupaten Puncak, Pius Abelom Kogoya bersama dengan kepala kampung lainnya.

"Hal ini terjadi akibat dari gangguan beberapa waktu lalu yang disebabkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata, sehingga masyarakat merasa perlu mendapatkan perlindungan dari ancaman tersebut," ungkapnya.

Advertisement

Meskipun demikian, situasi ini tidak berlangsung lama. Setelah beberapa jam masyarakat merasa aman, akhirnya dapat kembali ke kediaman masing-masing seusai aparat TNI-Polri memberikan jaminan keamanan di Kabupaten Puncak. 

“Tidak hanya itu, aparat keamanan juga membagikan bahan makanan kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan setiba di rumah masing-masing. Hingga saat ini, situasi di Kabupaten Puncak berangsur aman kondusif dengan pengamanan ketat di seluruh wilayah,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa hal ini merupakan keutamaan sinergitas yang baik dan tindakan cepat dari aparat TNI-Polri serta dukungan kepala suku maupun kepala kampung yang turut berkontribusi dalam menstabilkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Puncak.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ditangkap di Waena, RS Diduga Jadi Perantara Jaringan Amunisi Ilegal di Papua

Ditangkap di Waena, RS Diduga Jadi Perantara Jaringan Amunisi Ilegal di Papua

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polda Papua kembali mengembangkan pengungkapan jaringan distribusi senjata api dan amun

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang pria berinisial NB yang diduga merupak

Keluarga Wili Mbuik: Jangan Lagi Ada Korban Berikutnya, Lindungi Warga NTT di Papua

Keluarga Wili Mbuik: Jangan Lagi Ada Korban Berikutnya, Lindungi Warga NTT di Papua

Keluarga Wili Mbuik, korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, meminta pemerintah memberikan jaminan keamanan bagi warga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer