Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BTM Janji Aktifkan Lagi Pabrik Minyak Kelapa dan Bangun Industri Pengolahan Hasil Hutan

R
Penulis: Roberth Mboik❯
Calon gubernur Papua nomor urut 1 , BTM saat melakukan kampanye di Sarmi, Rabu (2/7). (Dok tim BTM for Cepos)
Calon gubernur Papua nomor urut 1 , BTM saat melakukan kampanye di Sarmi, Rabu (2/7). (Dok tim BTM for Cepos)

CEPOSOONLINE.COM, SARMI-Calon Gubernur Papua, nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), bertekad membangkitkan kembali kejayaan sektor ekonomi lokal di Kabupaten Sarmi, termasuk menghidupkan kembali pabrik minyak kelapa dan membangun industri pengolahan hasil hutan dan laut di wilayah tersebut.


Advertisement

Hal itu disampaikannya saat melakukan kampanye terbuka di Kabupaten Sarmi, Rabu (2/7). Dalam pernyataanya, BTM mengajak masyarakat untuk kembali menanam kelapa dan memanfaatkan potensi alam yang selama ini tidak tergarap maksimal.

“Saya dulu SMP, kelapa paling banyak di Sarmi, dan saat itu ada pabrik minyak kelapa. Hasil dari kopra. Maka saya ajak masyarakat, mari kita tanam kelapa lagi. Pabrik minyak kelapa diaktifkan kembali, supaya ada lapangan kerja bagi masyarakat,” tegasnya disambut tepuk tangan warga yang hadir, Rabu (2/7).

Selain sektor perkebunan, BTM juga menyoroti potensi kehutanan yang dimiliki Sarmi. Ia mengungkapkan bahwa ada empat perusahaan kayu besar yang beroperasi di wilayah tersebut, namun hasil kayunya banyak dibawa keluar daerah tanpa memberi dampak signifikan terhadap ekonomi lokal.

Advertisement

“Jangan ambil kekayaan hutan Sarmi keluar. Jangan olah di tempat lain. Kayu dari Sarmi harus diolah di Sarmi, karena Sarmi yang punya hak wilayah. Itu cara kita ciptakan lapangan kerja di sini,” tegasnya.

Untuk mengatur pemanfaatan sumber daya hutan secara adil, BTM menyebut pentingnya mendorong hadirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penertiban dan Pengelolaan Kayu di Kabupaten Sarmi. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, potensi hutan akan memberi nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, sektor kelautan juga menjadi perhatian. Ia menjanjikan pembangunan pabrik pengolahan ikan lengkap dengan cold storage (kostor) di Sarmi. “Ini supaya Sarmi jadi lumbung ekonomi di Papua. Kita bantu kapal besar, alat tangkap bagi nelayan, kartu nelayan, dan BBM khusus untuk mereka,” katanya.

Advertisement

BTM menegaskan bahwa hanya orang dari pemerintahan yang tahu bagaimana memulai dan mengakhiri sebuah persoalan rakyat.

“Hanya pemilik rumah yang tahu kondisi rumahnya. Pemerintah yang mengerti cara selesaikan masalah. Jangan biarkan potensi ini terus tertidur,” ujar BTM menggunakan ilustrasi rumah sebagai gambaran tata kelola daerah.

Terkait pemekaran wilayah, ia menegaskan dukungannya terhadap rencana pemekaran Kabupaten Sarmi Timur, Apawer Raya, dan Bonggo Raya. Menurutnya, dengan luas wilayah dan potensi yang besar, sudah saatnya pemekaran dilakukan demi pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat.

“Saya paham betul soal pemekaran di Sarmi. Saya tahu wilayah ini luas dan potensinya besar. Kita akan buka akses jalan tembus Mamberamo Raya–Bonggo. Infrastruktur dan pemekaran harus jalan bersamaan,” tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Bensin Langka, Pemuda Sarmi Diminta Turun Tangan 

Bensin Langka, Pemuda Sarmi Diminta Turun Tangan 

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin yang terjadi di Kabupaten Sarmi semakin meresahkan masyarakat.

Pastikan Tak Bermasalah, Wabup Sarmi Tinjau Langsung Progres Jalan Kasukwe–Petam

Pastikan Tak Bermasalah, Wabup Sarmi Tinjau Langsung Progres Jalan Kasukwe–Petam

Wakil Bupati Sarmi, Jumriati, turun meninjau langsung progres pekerjaan peningkatan badan jalan pada ruas Kasukwe–Petam, tepatnya di Kampung

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Komra Terendam Banjir

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Komra Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Komra, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, sejak Jumat (16/10/2026) mengakibatkan sejumlah rumah warga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer