
CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Paskalis Prayitno, menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur kemampuan peserta didik sekaligus membuka peluang bagi mereka dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Paskalis Prayitno saat membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik bagi peserta didik di Provinsi Papua Selatan yang melibatkan siswa SMA Luar Biasa (SMA LB), SMA, SMK, serta peserta didik program Paket C dari empat kabupaten di wilayah Papua Selatan, Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel.
.
Menurut Paskalis, pelaksanaan TKA merupakan wujud kerja keras bersama dalam mengelola pendidikan dan menjadi salah satu tolok ukur untuk melihat sejauh mana pelayanan pendidikan telah diberikan kepada peserta didik.
Ia mengatakan, melalui pelaksanaan tes tersebut, para siswa diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan akademik yang dimiliki sebagai bekal dalam mempersiapkan masa depan mereka.
“TKA ini menjadi instrumen penting untuk memperjuangkan masa depan anak-anak kita,” demikian penegasan dalam sambutannya.
Paskalis menjelaskan, ke depan, hasil TKA secara bertahap akan menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, baik melalui jalur mandiri, prestasi, maupun jalur minat.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, terutama pelaksana dan pengawas, agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan prinsip keadilan dan transparansi, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.
Menurutnya, setiap anak harus memperoleh ruang yang adil untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa adanya perlakuan yang membeda-bedakan.
Paskalis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan TKA, termasuk tim penyelia dari empat kabupaten di Provinsi Papua Selatan, para orang tua, serta seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun melalui ruang virtual Zoom.
Ia berharap pelaksanaan TKA tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi muda Papua Selatan yang lebih mandiri dan mampu menghadapi tantangan kehidupan pada masa mendatang.
Paskalis menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan agar anak-anak Papua Selatan dapat memperoleh pelayanan pendidikan yang semakin baik.



