Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Dorong Kolaborasi Tangani ATS 

Y
Penulis: Yulius Sulo❯

Advertisement

Ignasius Babaga. (Sulo/Ceposonline.com) 
Ignasius Babaga. (Sulo/Ceposonline.com) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan  mendorong untuk kolaborasi dalam  menangani Anak Tidak Sekolah (ATS)  di Papua Selatan. 

 

Advertisement

 

‘’Untuk anak tidak sekolah ini, kita dorong melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah kabupaten, stakeholder dan  para orang tua,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan Papua Selatan Ignasius Babaga, kepada Ceposonline.com Sabtu (8/5/2026) malam. 

 

Advertisement

Ignasius Babaga menyebut, sebanyak 38.732 anak di Papua Selatan tidak sekolah. Ada  yang tidak sekolah karena putus sekolah, ada yang tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi setelah lulus dari SD,  kemudian luls  SMP tidak lanjut ke SMA dan dari SMA ke perguruan tinggi. Tapia da juga yang sama sekali tidak mengeyam Pendidikan.  

 

‘’Tapi dilihat dari factor geografis  setiap daerah berbeda. Kemudian latar belakang ekonomi.  Anak ikut orang tua masuk kedalam hutan sehingga sekolahnya tidak lanjut atau putus,’’ terangnya. 

   

Dikatakan, dalam worshop tersebut, 4 kabupaten hadir semua. Masing-masing kabupaten  harus kolaborasi dengan OPD-OPD terkait. 

 

 

‘’Pendidikan urusannya apa, sosial urusannya apa, Kesehatan urusannya apa.   Kita tidak boleh lupa dari tokoh-tokoh agama, masyarakat, kemudian pemuda.   Semua ini kita harus kolaborasi. Kalau kita sudah kolaborasi, maka  dipastikan pekerjaan akan menjadi ringan, sama-sama membantu pemerintah,’’ terangnya.

 

 

Dikatakan, dari  data yang ada,  jumlah terbesar Anak Tidak Sekolah tersebut berada di Kabupaten Asmat sebanyak 14.623 orang, kemudian  Kabupaten Mappi sebanyak 12.445 orang. Selanutnya, Kabupaten Merauke sebanyak 7.511 orang dan Kabupaten Boven Digoel sebanyak  4.153 orang.  (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Gara-Gara Salah Hitung Anggaran, Gaji PPPK Guru Mimika Tertunda

Gara-Gara Salah Hitung Anggaran, Gaji PPPK Guru Mimika Tertunda

Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika mengakui adanya kekeliruan fatal dalam perencanaan dan penghitungan anggaran tahunan yang berdampak langsu

Serapan Dana Otsus Pendidikan Mimika Disebut Nol Persen, Kadis: Itu Keliru!

Serapan Dana Otsus Pendidikan Mimika Disebut Nol Persen, Kadis: Itu Keliru!

Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membantah tudingan bahwa penyerapan Dana Otonomi Khusus (Otsus) sektor pendidikan tahun ang

Tanggapi Pelajar Nabire Tolak MBG, Dinas Pendidikan Tegaskan MBG Bersumber dari APBN

Tanggapi Pelajar Nabire Tolak MBG, Dinas Pendidikan Tegaskan MBG Bersumber dari APBN

Menanggapi aksi pelajar dan mahasiswa yang menolak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nabire, Kepala Dinas Pendidikan dan Keb

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer