Perempuan Adat dan Generasi Muda Didorong Ambil Peran Tentukan Masa Depan Papua

CEPOSONLINE.COM, SORONG – Peran masyarakat adat, khususnya perempuan dan generasi muda, dinilai semakin penting dalam menentukan arah pembangunan di Tanah Papua. Penguatan kepemimpinan masyarakat adat menjadi salah satu isu utama dalam hari kedua PAPEDA Summit 2026 yang berlangsung di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (3/9/2026).
Pembahasan tersebut mengemuka dalam Plenary Session 3 bertajuk Kepemimpinan Masyarakat Adat. Forum ini menempatkan masyarakat adat bukan sekadar sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi sebagai pemilik wilayah sekaligus aktor utama dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan politik di tingkat masyarakat.
Pesan utama dalam forum ini adalah bahwa masa depan Tanah Papua harus dibangun bersama masyarakat adat, bukan hanya untuk masyarakat adat
Sejumlah pembicara hadir dalam sesi tersebut, di antaranya Anggota DPR Papua Tengah Stella T.U. Misiro, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan Elai Giban, Tokoh Perempuan Adat sekaligus Kepala Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Yustina Ogoney, serta Wakil Rektor IV Universitas Papua (UNIPA) Yusuf Sawaki.
Stella T.U. Misiro menekankan pentingnya memastikan keterwakilan perempuan adat dan generasi muda dalam proses pengambilan kebijakan. Menurutnya, perempuan Papua memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat, namun masih menghadapi berbagai persoalan, termasuk dampak konflik yang secara khusus dirasakan perempuan dan anak.



