Enam Gunung Api Erupsi Beruntun, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Bumi?

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Fenomena erupsi beruntun sejumlah gunung api di Indonesia memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik. Salah satunya mengaitkan aktivitas vulkanik tersebut dengan rekayasa teknologi, termasuk proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).
Namun, dugaan tersebut dinilai tidak memiliki dasar ilmiah. Pegiat mitigasi bencana sekaligus pakar sains, Daryono menegaskan aktivitas erupsi gunung api merupakan bagian dari dinamika alamiah bumi yang berkaitan erat dengan proses tektonik dan pergerakan magma di dalam bumi.
Pernyataan Daryono merespons spekulasi yang sebelumnya disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta Levenia Nababan. Melalui akun media sosial pribadinya, Ulta mempertanyakan kemungkinan adanya hubungan antara erupsi sejumlah gunung api dengan proyek HAARP serta momentum geopolitik setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia.
Ulta juga menyebut pandangannya tersebut sebagai pertanyaan pribadi dan mengakui belum memiliki bukti ilmiah. Meski demikian, unggahan itu kemudian memicu perhatian dan perbincangan publik.
Daryono menjelaskan, secara geologi dan geofisika, erupsi gunung api merupakan proses pelepasan energi endogenik bumi dalam skala yang sangat besar. Energi tersebut terbentuk jauh di bawah permukaan bumi melalui proses geologi yang berlangsung dalam waktu panjang.



