Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapolri Siap Pimpin Demo Saat Pensiun, Ini Alasannya 

A
Penulis: Abdel Gamel Naser❯
FASILITASI: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat bertemu buruh di Gedung DPD KSPSI AGN Jatim. Polri akan mengawal buruh lewat Desk Ketenagakerjaan. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
FASILITASI: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat bertemu buruh di Gedung DPD KSPSI AGN Jatim. Polri akan mengawal buruh lewat Desk Ketenagakerjaan. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi pernyataan tegas siap memimpin demo jika dirinya nanti pensiun. Aksi demo tersebut dilakukan apabila persoalan desk ketenagakerjaan tak ditangani secara optimal. 

Ini disampaikan lantaran persoalan industrial sering tak tertangani bertahun-tahun. "Saya juga sudah sampaikan ke ke calon-calon Kapolri nanti kalau saya sudah pensiun kalau desk ketenagakerjaan itu enggak bekerja optimal saya akan turun memimpin demo. Setuju ya?," ujarnya lalu disambut jawaban setuju dari para buruh saat saat meresmikan gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jatim di Surabaya, Jumat (21/8/2026).

Seperti dilansir radarsurabaya.id, Polri berkomitmen terus mengawal program-program buruh termasuk membentuk Desk Ketenagakerjaan untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah industrial yang terjadi. Listyo menambahkan, beberapa waktu yang lalu Polri melalui Desk Ketenagakerjaan juga memfasilitasi agar buruh yang terkena PHK bisa bekerja kembali mendapatkan pekerjaan.

Advertisement

Jenderal Listyo menegaskan ingin bahwa Desk Ketenagakerjaan nanti siapapun Kapolrinya terus memberikan pelayanan optimal dan desk ketenagakerjaan akan selalu ada serta membersamai buruh.

"Oleh karena itu tanggal 30 Oktober nanti, Pak Andi menyampaikan bahwa Undang-undang Ciptaker harus tuntas ya kami juga tentunya menyadari dan memahami dari rekan-rekan buruh. Sehingga kemudian ini harus dikawal ketat kan begitu tadi," terangnya.

Jenderal bintang empat ini menuturkan, tentunya langkah-langkah konstruktif sudah dibangun dari awal. Dari mulai rapat dengan Apindo, kemudian bicara bagaimana teman-teman buruh dari Presiden-Presiden Buruh menyampaikan ke DPR. 

Advertisement

"Dan kemudian tadi ada rencana panjang. Oleh karena itu, itu bagian dari upaya dari rekan-rekan agar tidak ada lagi hal-hal yang kemudian berubah. Yang saya pesankan adalah semua dilaksanakan dalam koridor yang tertib, konstruktif, kalaupun besar juga harus tertib. Setuju ya ?  Tapi kalau enggak usah turun juga enggak apa-apa. Tapi kalau pun turun, saya pun juga enggak bisa ngelarang," tandasnya. (*)

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak, Massa Demo PTUN Jayapura dan Layangkan Mosi Tidak Percaya

Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak, Massa Demo PTUN Jayapura dan Layangkan Mosi Tidak Percaya

Massa dari sekelompok masyarakat adat dan mahasiswa yang tergabung dalam AMPERAMADA Papua menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadil

Polresta Tak Izinkan Aksi Solidaritas Pelajar West Papua

Polresta Tak Izinkan Aksi Solidaritas Pelajar West Papua

Polresta Jayapura Kota memastikan tidak memberikan izin terhadap rencana aksi yang akan digelar Solidaritas Pelajar West Papua Wilayah Papua

Amperamada Demo di Depan DPR Papua, Desak PSN di Tanah Papua Dihentikan

Amperamada Demo di Depan DPR Papua, Desak PSN di Tanah Papua Dihentikan

Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Adat Papua (Amperamada) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR Papua, Senin (14/9/2026). 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer