
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia saat ini tengah berada di persimpangan sejarah.
Di tengah ketidakpastian global yang dipenuhi berbagai konflik dan tantangan, pemerintah memilih melakukan transformasi besar di berbagai sektor sebagai langkah mempercepat terwujudnya Indonesia yang maju, modern, dan berdaulat.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
"Bangsa Indonesia sedang berada pada persimpangan sejarah. Kita sedang melakukan transformasi besar di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, di tengah dunia penuh ketegangan dan konflik," ujar Prabowo.
Menurut Presiden, transformasi yang dijalankan pemerintah mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari ekonomi, birokrasi, pendidikan, pangan hingga energi.
Seluruh perubahan tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan nasional agar Indonesia mampu menjadi negara modern yang makmur, adil, dan berdiri di atas kedaulatan rakyat.
"Kita sedang melakukan transformasi ekonomi, transformasi birokrasi, transformasi pendidikan, transformasi pangan, transformasi energi. Transformasi kita adalah agar Indonesia menjadi negara yang modern, negara yang makmur dalam keadilan, negara yang berdiri di atas kedaulatan rakyat," katanya, sebagaimana dilansir dari JawaPos.com, Kamis (2/7/2026).
Prabowo menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak akan tercapai tanpa adanya stabilitas keamanan dan kepastian hukum.
Menurutnya, keamanan merupakan syarat utama bagi pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi, hingga terciptanya kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih dan kompeten agar keadilan dapat dirasakan seluruh rakyat.



