Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

April-Mei Suhu Rata-rata di Indonesia Akan Terasa Lebih Panas, Ini Penyebabnya

W
Penulis: Weny Firmansyah❯

Ilustrasi suhu di Indonesia.
Ilustrasi suhu di Indonesia.


Advertisement

CEPOSONLINE .COM, JAYAPURA- Viral isu Indonesia bakal dilanda gelombang panas ekstrem April 2026?


Tenang dulu, pakar iklim tegaskan ini hanya puncak suhu bulanan rutin tropis, bukan heatwave seperti di India atau Australia. Suhu rata-rata tetap 26–33°C.


Belakangan ini ramai beredar klaim di media sosial bahwa Indonesia akan mengalami gelombang panas (heatwave) ekstrem mulai April 2026, bahkan disebut-sebut suhu bisa melonjak drastis hingga membahayakan kesehatan. Namun, penjelasan dari pakar iklim dan data resmi BMKG menunjukkan kondisi sebenarnya jauh lebih ringan dan sudah biasa terjadi setiap tahun

Advertisement

 

Akun edukasi cuaca @zakiberkata di X (dulu Twitter) menjelaskan bahwa yang terjadi adalah siklus puncak suhu rata-rata bulanan tertinggi di Indonesia, yaitu pada periode April–Mei dan Oktober–November. Fenomena ini berulang dua kali setahun karena posisi matahari relatif terhadap khatulistiwa.


“Indonesia berada di wilayah tropis dengan suhu relatif stabil sepanjang tahun, rata-rata 26–33°C. Lonjakan ekstrem seperti di wilayah subtropis (India, Australia, Amerika Serikat) jarang terjadi karena bentuk kepulauan yang dikelilingi laut,” tulis akun tersebut dalam utas populer yang sudah dilihat puluhan ribu kali.

Advertisement


Grafik perbandingan suhu rata-rata 2026 dengan normal klimatologi 1991–2020 juga menunjukkan pola yang hampir identik, tanpa anomali signifikan. BMKG sendiri tidak mengklasifikasikan kenaikan suhu lokal hingga 32–34°C sebagai gelombang panas, karena tidak memenuhi kriteria World Meteorological Organization (WMO) yang disesuaikan untuk iklim maritim stabil Indonesia.


Meski demikian, Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) memproyeksikan suhu periode Maret–April–Mei (MAM) 2026 berada di atas normal di sebagian besar wilayah kepulauan maritim Indonesia, dengan probabilitas 80–100% di beberapa area termasuk Jawa. BMKG juga mencatat musim kemarau 2026 dimulai lebih awal di 114 zona musim (16,3% wilayah) mulai April, dengan puncak Agustus.

 

Namun, Deputi Klimatologi BMKG menegaskan bahwa “di atas normal” ini lebih merujuk pada karakter musiman, bukan heatwave ekstrem. Beberapa hari terakhir (Maret 2026), suhu maksimum di sejumlah daerah memang mencapai 35–37°C (contoh: Surabaya 35,4°C, Papua Selatan hingga 37°C), tapi ini masih dalam kisaran wajar musim transisi. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Gerhana Matahari Total Terlama Akan Terjadi di Tahun 2027, Suhu Tiba-tiba Anjlok Sampai 10 Derajat

Gerhana Matahari Total Terlama Akan Terjadi di Tahun 2027, Suhu Tiba-tiba Anjlok Sampai 10 Derajat

Fenomena astronomi paling spektakuler dan langka di abad ke-21 akan segera menyapa Bumi. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer