Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komandan KKB Nduga Ditangkap Satgas ODC di Nabire

K
Penulis: Karolus Daot❯
Jayainus Pogau, Jaringan KKB Aibon Kogoya saat ditangkap Satgas ODC di Nabire, Jumat (31/10/2025) (CEPOSONLINE.COM/ODC)
Jayainus Pogau, Jaringan KKB Aibon Kogoya saat ditangkap Satgas ODC di Nabire, Jumat (31/10/2025) (CEPOSONLINE.COM/ODC)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire berhasil menangkap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Jayainus Pogau alias Supi Pogau, yang mengaku sebagai Komandan Batalyon Hetobia Kodap III Nduga di bawah pimpinan Aibon Kogoya.


Advertisement

Penangkapan dilakukan pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 15.10 WIT di kawasan Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari hasil penyelidikan tim sejak pukul 07.05 WIT. Petugas mendeteksi keberadaan pelaku di sekitar lokasi pasar. Setelah memastikan identitasnya, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penyergapan dan penangkapan tanpa perlawanan berarti.

"Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara Satgas Damai Cartenz dengan jajaran Polres Nabire dalam menekan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Papua," ujar Brigjen Faizal dalam keterangan tertulis Kamis (6/11/2025). 

Advertisement

Menurut Faizal, keberhasilan ini membuktikan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap jaringan Aibon Kogoya dan kelompok bersenjata lainnya," tegasnya.

Dari hasil interogasi awal, diketahui bahwa Jayainus Pogau terlibat langsung dalam aksi penembakan terhadap personel Brimob Satgas Operasi Damai Cartenz di Kabupaten Intan Jaya pada 22 November 2023.

Advertisement

Dalam insiden tersebut, Bharatu Anumerta Bonifasius Jawa gugur, sementara rekannya Bharatu Rani Seran mengalami luka tembak.

Selain itu, Jayainus juga diketahui pernah menyerahkan 31 butir amunisi dan satu unit telepon genggam kepada pimpinan kelompoknya, Aibon Kogoya, untuk mendukung aktivitas bersenjata mereka.

Dalam penangkapan itu, aparat mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, antara lain, Satu noken warna biru dan pink. Satu dompet hitam. Dua KTP., Satu unit HP Vivo Y16 warna gold., Dua kalung manik-manik (kuning-hitam dan biru)., Uang tunai Rp5.730.000., Satu kabel charger tipe C., dan Lima buah pinang

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan dan pemetaan jaringan KKB di bawah kendali Aibon Kogoya.

"Tim sedang mendalami alur distribusi senjata dan amunisi yang digunakan kelompok tersebut. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi isu menyesatkan, dan mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat," ungkapnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus memburu anggota KKB lainnya dan menindak tegas seluruh pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Tanah Papua. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen aparat keamanan untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan bermartabat. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ditangkap di Waena, RS Diduga Jadi Perantara Jaringan Amunisi Ilegal di Papua

Ditangkap di Waena, RS Diduga Jadi Perantara Jaringan Amunisi Ilegal di Papua

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polda Papua kembali mengembangkan pengungkapan jaringan distribusi senjata api dan amun

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang pria berinisial NB yang diduga merupak

Keluarga Wili Mbuik: Jangan Lagi Ada Korban Berikutnya, Lindungi Warga NTT di Papua

Keluarga Wili Mbuik: Jangan Lagi Ada Korban Berikutnya, Lindungi Warga NTT di Papua

Keluarga Wili Mbuik, korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, meminta pemerintah memberikan jaminan keamanan bagi warga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer