Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯

 

Tiga Anggota TPNPB-OPM saat diantar personel Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya menuju ke Pos Agandugume Satgas Yonif 142/KJ untuk mengikuti Acara Ikrar NKRI. (Foto: Istimewa).
Tiga Anggota TPNPB-OPM saat diantar personel Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya menuju ke Pos Agandugume Satgas Yonif 142/KJ untuk mengikuti Acara Ikrar NKRI. (Foto: Istimewa).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di bawah Komando Operasi Habema TNI kembali berhasil mengikrarkan 3 orang anggota Kelompok TPNPB-OPM Kodap XXVIII/Sinak, kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Advertisement

Dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Rabu (21/1/2026), Danpos Agandugume Kapten Inf Muh. Zandra mengatakan bahwa ketiganya tersebut merupakan mantan anggota TPNPB-OPM Kelompok Kalenak Murib.

Dijelaskan, ketiganya secara resmi menyatakan ikrar kembali ke pangkuan NKRI dalam Acara Ikrar NKRI yang dilaksankan di Pos Agandugume Satgas Yonif 142/KJ, Senin 19 Januari 2026.

Prosesi Ikrar Setia ini disaksikan langsung oleh Aparat Keamanan (Apkam) dan Para tokoh masyarakat di Distrik Agandugume.

Advertisement

“Dalam pernyataan ikrarnya, 3 orang eks TPNPB-OPM dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis, serta berkomitmen untuk mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan di wilayah Papua, khususnya di Distrik Agandugume,” kata Kapten Inf Muh. Zandra.

Lanjut dikatakan, salah satu perwakilan eks OPM atas nama Kataw Kulua menyampaikan bahwa keputusan kembali ke pangkuan NKRI diambil atas kesadaran penuh dan tanpa ada paksaan dari pihak siapapun.

Menurutnya, jalan kekerasan dan perpecahan tidak membawa manfaat bagi masyarakat, melainkan hanya menimbulkan penderitaan dan menghambat kemajuan Papua.

Advertisement

Kapten Zandra menegaskan kegiatan Ikrar ini diharapkan eks anggota TPNPB- OPM tidak kembali ke kelompok tersebut, melainkan jadi tauladan serta mengajak simpatisan lainnya untuk mengikuti langkah kembali ke NKRI demi perubahan dan masa depan yang lebih baik.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh atau mengikuti kelompok TPNPB-OPM, serta melaporkan kepada aparat keamanan setempat apabila mengetahui keberadaan simpatisan atau anggota TPNPB-OPM untuk ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Koops TNI Habema Sita Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

Koops TNI Habema Sita Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

Tim gabungan Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil merebut kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir

Dua OPM Tewas, Dokumen Penting Diamankan

Dua OPM Tewas, Dokumen Penting Diamankan

Tim gabungan Koops TNI Habema melumpuhkan dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap Sorong Raya dalam patroli penguasaan wilayah

Kontak Senjata di Hitadipa, Empat Anggota OPM Tewas, TNI Sita Senjata dan Amunisi

Kontak Senjata di Hitadipa, Empat Anggota OPM Tewas, TNI Sita Senjata dan Amunisi

Satuan Tugas Operasi Gabungan (Satgas Koops) TNI Habema melalui personel Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur melaksanakan pengamanan wilayah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer