Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Lanny Jaya Datangi TKP Ledakan Bom

A
Sekda Lanny Jaya, Tendien Wenda bersama Kapolres Lanny Jaya, Dandim 1713 Lanny Jaya,DPRK,Jajaran pimpinan OPD, dan Kadistrik Melagi berfoto bersama usai mengecek ke TKP. (HUMAS)
Sekda Lanny Jaya, Tendien Wenda bersama Kapolres Lanny Jaya, Dandim 1713 Lanny Jaya,DPRK,Jajaran pimpinan OPD, dan Kadistrik Melagi berfoto bersama usai mengecek ke TKP. (HUMAS)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Kabar soal adanya ledakan di Distrik Melagi, Lanny Jaya langsung disikapi Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya. Mereka turun menanyakan langsung ke masyarakat. Dari ledakan ini salah satu warga Distrik Melagi dinyatakan meninggal pada Sabtu (6/6). 

Sesuai perintah Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom dan Wakil Bupati Lanny Jaya Fredi Ginia Tabuni, tim yang dipimpin langsung oleh Sekda Lanny Jaya, Tendien Wenda bersama Kapolres Lanny Jaya, Dandim 1713 Lanny Jaya,DPRK,Jajaran pimpinan OPD, dan Kadistrik Melagi mengecek ke TKP. 

Sekda Tendien Wenda menjelaskan bahwa benar telah terjadi Ledakan yang menyebabkan korban atas nama Desina Weya, berusia 18 tahun, meninggal dunia.saat korban bersama teman-temannya sedang membakar kelapa hutan. Saat korban melangkah  ke samping dari titik pembakaran, tiba-tiba terjadi ledakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Advertisement

Setelah ledakan, teman-teman korban sempat trauma  dan panik, menemukan saudara mereka  sudah meninggal dunia.Usai kejadian jenazah almarhum Desina Weya ditinggalkan di TKP. Setelah bermalam tepatnya pada Minggu, 7 Juni 2026,  keluarga bersama masyarakat melaksanakan pemakaman dengan cara membakar jenazah sesuai tradisi setempat.

Sekda menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial, yang mengatakan bahwa korban meninggal akibat bom yang dijatuhkan dari helikopter atau pesawat  tidak dibenarkan sesuai informasi dari saksi mata di TKP.

 “Fakta yang kami dapatkan langsung dari Saksi mata yang berada ditempat kejadian bahwa ledakan berasal dari bahan peledak yang terjadi Langsung TKP. Namun untuk memastikan sumber ledakan serta bahan ledak hanya bisa dibuktikan dengan adanya investigasi dan olah TKP.

Advertisement

Pemkab juga memberikan bantuan berupa sembako  sebagai sikap ikut berduka.   Disini Sekda mendapatkan aspirasi dari masyarakat dan keluarga korban agar pemda menarik Satgas yang ditempatkan di wilayah tersebut sehingga warga bisa kembali ke kampung dan bisa beraktifitas dan kembali berkebun.

Anak anak sekolahpun nantinya dapat kembali bersekolah. “Masyarakat meminta agar pemerintah daerah memberikan perhatian dan dukungan sembako serta keamanan di Distrik Melagi," bebernya. Dengan memastikan kebenaran informasi yang ada. Pemda Lanny Jaya berharap kedepan tidak ada lagi kejadian serupa yang mengakibatkan masyarakatnya meninggal dunia. (*)

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Warga Lanny Jaya Tewas Akibat Ledakan di Bekas Markas TPNPB-OPM

Warga Lanny Jaya Tewas Akibat Ledakan di Bekas Markas TPNPB-OPM

Suasana duka menyelimuti masyarakat Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, setelah sebuah ledakan yang terjadi di kawasan Kampung Toemalo merenggut nyawa seorang warga, Minggu (7/6/2026).

Korban Ledakan di Biak Bertambah, Tim Gegana Siaga

Korban Ledakan di Biak Bertambah, Tim Gegana Siaga

Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor bertambah.

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Pelestarian Bahasa Ibu melalui Pendidikan dan Keluarga

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Pelestarian Bahasa Ibu melalui Pendidikan dan Keluarga

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya berkomitmen memperkuat pelestarian bahasa ibu sebagai bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer