Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mama-Mama Papua Pasrah, Pasar Youtefa Tiap Tahun Banjir Tanpa Solusi

J
Penulis: Jimianus Karlodi❯

 

Tampak salah seorang Mama-mama Papua sementara menyiapkan jualan di tempat yang tergenang air, di pasar Youtefa, Kamis (11/12/2025).(Ceposonline.com/Jimi).
Tampak salah seorang Mama-mama Papua sementara menyiapkan jualan di tempat yang tergenang air, di pasar Youtefa, Kamis (11/12/2025).(Ceposonline.com/Jimi).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Hujan lebat yang mengguyur Pasar Youtefa, Rabu (10/12/2025) malam menimbulkan beberapa bagian dari pasar itu tergenang air. Akibatnya para pedagang kesulitan dalam menata barang dagangannya.


Advertisement

Seperti halnya dirasakan oleh Mama Yeri (40), seorang pedagang di Pasar Youtefa. Kepada Cenderawasih Pos ia mengungkap rasa kecewaanya terhadap kondisi pasar yang dianggap kurang diperhatikan oleh pemerintah.

Dari tahun ke-tahun, ia dan para pedagang lainnya di pasar tersebut selalu mendapatkan janji manis dari pemerintah ketika mengunjungi pasar tersebut.

Namun janji manis itu tak kunjung datang, sementara disatu sisi para pedagang menunggu dengan setulus hati.

Advertisement

Karena itu perempuan yang akrab disapa Mama Yeri itu merasa kecewa dengan pemerintah yang memberikan janji namun tidak ditepati.

Puncak kekecewaan tumbuh ketika pihaknya harus rela membeli timbunan untuk menambah permukaan tanah sedikit tinggi, sehingga tetap aman ketika pasar sedikit tergenang.

"Dari tahun ke-tahun kondisi kita seperti ini saja tidak ada perubahan. Timbunan ini kita beli sendiri pake uang sendiri kalau tidak begitu jualan kita sudah terendam air," kata Mama Yeri kepada Cenderawasih, Kamis (11/12/2025) di Pasar Youtefa.

Advertisement

Terkait dengan kondisi pasar pasca hujan yang melanda kota Jayapura, Mama Yeri mengungkapkan bahwa di Pasar Youtefa air naik hingga mencapai 15 cm, kemudian perlahan surut sampai dibawa 7 cm.

Ironisnya di tempat jualan Mama-mama Papua yang langsung dengan tanah ini dikelilingi oleh lapak-lapak milik masyarakat Nusantara atau pendatang yang berdiri kokoh dan tergolong aman meski pasar itu terendam banjir.

"Kami (Mama-mama Papua) sudah terbiasa jualan langsung dengan tanah," sinis Mama Yeri sambil tersenyum.

Di tempat yang sama, Mama Kogoya (53) mengaku tidak mengetahu pasti terkait kondisi pasar pasca hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi Rabu, 10 Desember 2025.

Ia mengetahui hal tersebut setelah anaknya menceritakan terkait dengan kondisi pasar yang sudah sedikit terendam air.

"Saya tidak tahu. Kita kan pulang dari pasar sekira pukul 03.00-04.00 WIT. Tiba di rumah juga kita langsung istirahat. Begini bangun pagi tadi saya dikasih tahun sama anak-anak kalau tadi malam pasar sedikit tergenang," jelasnya.

Beruntung barang miliknya tidak ada yang rusak meski beberapa bagian terendam air. Lebih lanjut perempuan yang kesehariannya juga merajut itu mengaku, kondisi yang dialami pihaknya saat ini bukanlah pengalaman yang baru.

Ia dan teman-temannya terus mengeluh namun seakan diabaikan. Sehingga para pedagang ini, terkhusus mama Papua mengaku pasrah dengan kondisi yang ada. Karena harapan mereka untuk mendapatkan bantuan pemerintah seakan telah terputus.

"Ya kalau pemerintah mau membantu kita ya Puji Tuhan, tetapi kalau tidak, mau bagaimana lagi," tandasnya.

Dari pantauan Cenderawasih Pos di Pasar Youtefa, suasana masih tampak ramai. Para pedagang dan pembeli terlihat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

Hal ini juga terlihat kendaraan roda dua maupun roda empat jalan keluar masuk pasar, tak sedikit juga ada orang yang harus rela berjalan kaki, namun dengan hati-hati karena kondisi jalan yang cukup becek dan berlumpur.

Kondisi yang sama juga terlihat di Pasar Otonom. Di beberapa bagian jalan pasar tampak tergenang air, selain itu becek dan berlumpur pun tak bisa terhindari. Para pedagang maupun pembeli atau pengunjung merasa kecewa melihat kondisi pasar yang dianggap semerawut. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Pasar Youtefa Banjir Lagi, Pedagang Minta Kali Dikeruk

Pasar Youtefa Banjir Lagi, Pedagang Minta Kali Dikeruk

Hujan kembali membuat pedagang dan masyarakat di belakang Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua, harus waspada.

Bayar Retribusi Malah Lapak Dibongkar, Pemerintah Dianggap Tak Konsisten 

Bayar Retribusi Malah Lapak Dibongkar, Pemerintah Dianggap Tak Konsisten 

Sejumlah pedagang di Pasar Youtefa Otonom mengeluhkan langkah Pemerintah Kota Jayapura yang melakukan pembongkaran lapak tanpa memberikan so

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Perayaan Tasyakuran ke-39 Kerukunan Keluarga Pati di Lapangan Gelanggang Remaja, menyuguhkan pemandangan yang menghangatkan hati.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer