Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tertutup Material Bebatuan, Jalur Ringroad Ditutup Total Hingga Minggu

K
Penulis: Karolus Daot❯
Sejumlah material batu dan pasir yang menutup bahu jalan di lokasi pengerjaan proyek ringroad menyebabkan jalur ini ditutup total, Jumat (14/11/2025) (CEPOSONLINE.COM/KAREL)
Sejumlah material batu dan pasir yang menutup bahu jalan di lokasi pengerjaan proyek ringroad menyebabkan jalur ini ditutup total, Jumat (14/11/2025) (CEPOSONLINE.COM/KAREL)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Jalur Ringroad resmi ditutup total sejak Kamis malam (13/11/2025). Penutupan dilakukan karena adanya proses penggerukan besar pada tebing di area longsor yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.


Advertisement

Konsultan proyek Zet Sampelawang, menyampaikan bahwa penutupan ini bersifat sementara, dan ditargetkan hanya berlangsung hingga Minggu (16/11/2025) sore.

"Sejak tadi malam (malam jumat red) kami lembur untuk menurunkan tebing pertama. Material batu berukuran besar sudah berhasil kami turunkan seluruhnya," ujarnya kepada Ceposonline.com, di lokasi proyek, Jumat (14/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa saat ini alat berat, sedang mengerjakan tebing kedua yang memiliki kapasitas material lebih besar. Proses penurunan batuan membuat jalur harus ditutup total, karena batu-batu besar dipastikan akan jatuh ke badan jalan.

Advertisement

"Kalau tebing kedua ini sudah turun, kami akan buka satu jalur dulu. Target kami sampai Minggu rampung, sehingga Senin pagi jalur Hamadi–Kotaraja sudah bisa dibuka kembali," jelasnya.

Hingga Jumat siang, pengerjaan penggerukan tebing masih berlangsung. Pintu masuk jalur Ringroad terpantau ditutup menggunakan material tanah agar kendaraan tidak melintas.

Akibat penutupan total ini, arus lalu lintas di jalur Skyland mengalami kemacetan panjang. Kendaraan tampak mengular dari arah Entrop — mulai dari pertigaan masuk SMA 4 Jayapura hingga ke pos polisi di pertigaan Skyland.

Advertisement

"Kami berharap masyarakat bisa memaklumi. Kalau tidak ditutup total, pekerjaan ini tidak akan selesai sesuai target dan justru berisiko bagi keselamatan pengguna jalan," ujar Zet (*)

Advertisement

Artikel Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Delapan Kabupaten di Papua Tengah Rawan Banjir dan Longsor

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Delapan Kabupaten di Papua Tengah Rawan Banjir dan Longsor

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Provinsi Papua Tengah. 

BMKG: Cuaca Ekstrem dan Risiko Banjir-Longsor Mengancam Mimika

BMKG: Cuaca Ekstrem dan Risiko Banjir-Longsor Mengancam Mimika

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Mozez Kilangin Mimika berkolaborasi dengan Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan serangkaian peringatan dini berantai sepanjan

BMKG Peringatkan Risiko Banjir dan Longsor Tingkat Tinggi di Wilayah Pegunungan Mimika

BMKG Peringatkan Risiko Banjir dan Longsor Tingkat Tinggi di Wilayah Pegunungan Mimika

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi di Provinsi Papua Tengah, dengan fokus kerentanan tinggi di wilayah ge

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer