Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

960 Peserta Taklukkan 17 Rintangan di Obstacle Run Cenderawasih 

R
Penulis: Rohana Wenggi❯
Sejumlah peserta bersiap mengikuti Obstacle Run Cenderawasih  Kodam XVII/Cenderawasih yang dilaksanakan di Rindam XVII/Cenderawasih,  Sabtu (15/7/2026).(CEPOSONLINE.COM_ROHANA WENGGI)
Sejumlah peserta bersiap mengikuti Obstacle Run Cenderawasih  Kodam XVII/Cenderawasih yang dilaksanakan di Rindam XVII/Cenderawasih,  Sabtu (15/7/2026). (CEPOSONLINE.COM_ROHANA WENGGI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, SENTANI - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Jayapura, Kodam XVII/Cenderawasih menggelar Obstacle Run Cenderawasih 8 kilometer dengan 17 rintangan yang dilaksanakan di Rindam XVII/Cenderawasih, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari TNI-Polri, masyarakat sipil hingga pihak swasta. Mereka berbaur dalam satu lintasan untuk merayakan momentum kemerdekaan melalui olahraga dan kebersamaan.

Komandan Rindam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma, mengatakan  Obstacle Run Cenderawasih digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkenalkan olahraga obstacle run kepada masyarakat di Jayapura.

Advertisement

“Event kali ini berkaitan dengan lari obstacle run sejauh delapan kilometer dengan 17 rintangan. Pesertanya terdiri dari TNI-Polri dan masyarakat sipil, baik swasta dan sebagainya. Kurang lebih ada 960 orang,” ujar Endra Saputra usai mengikuti kegiatan tersebut, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, olahraga obstacle run sebenarnya telah dikenal di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Namun, olahraga yang menggabungkan lari dengan berbagai rintangan tersebut masih tergolong baru bagi masyarakat Papua.

Karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan kemerdekaan semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan alternatif olahraga yang menantang sekaligus mendorong masyarakat semakin aktif menjaga kebugaran.

Advertisement

“Olahraga obstacle run ini selain memerlukan ketahanan dan kecepatan, juga harus mempunyai skill tertentu untuk melintasi rintangan,” jelasnya.

Diakuinya, angka 8 dan 17 Punya Makna Kemerdekaan, jarak 8 kilometer dipilih untuk merepresentasikan bulan Agustus, sedangkan 17 rintangan melambangkan tanggal 17 yang menjadi hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, Bupati Jayapura Yunus Wonda menjelaskan pelaksanaan Obstacle Run Cenderawasih adalah sebuah kegiatan positif yang tidak hanya diikuti oleh anggota TNI Polri tetapi juga diikuti oleh masyarakat umum. 

“Saya harap ditahun-tahun mendatang, event-event seperti ini yang harus dilaksanakan, guna mengingatkan kepada generasi muda terkait hari-hari bersejarah yang harus menjadi perhatian kita,” jelasnya. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Akhirnya BMKG Akui, Kabut Putih di Jayapura Adalah Asap Kiriman 

Akhirnya BMKG Akui, Kabut Putih di Jayapura Adalah Asap Kiriman 

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan sekitarnya

BPBD Jayapura: Kabut Putih Bukan Asap Karhutla, Itu Akibat Kelembapan Tinggi

BPBD Jayapura: Kabut Putih Bukan Asap Karhutla, Itu Akibat Kelembapan Tinggi

Kabut putih yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Jayapura dalam dua pekan terakhir bukan disebabkan oleh asap kebakaran hutan dan lah

Pembayaran Parkir di Sentani Akan Gunakan QRIS

Pembayaran Parkir di Sentani Akan Gunakan QRIS

Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura mendorong penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS sebagai salah satu upaya mening

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer