Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tegas, Masyarakat Adat Larang Pendakian ke Cycloop

A

 


Advertisement

Pertemuan yang dilakukan di kediaman Syors Ondi di Kampung Lama Sereh, Sabtu (28/3/2026). Disini disepakati untuk melarang pendakian ke Air Terjun Cycloop/ (Jimmy For Cepos)
Pertemuan yang dilakukan di kediaman Syors Ondi di Kampung Lama Sereh, Sabtu (28/3/2026). Disini disepakati untuk melarang pendakian ke Air Terjun Cycloop/ (Jimmy For Cepos)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Riak-riak soal adanya kelompok-kelompok yang melakukan pendakian ke Gunung Cycloop terutama menuju air terjun akhirnya disikapi.

 

Advertisement

Masyarakat adat bersama BBKSDA selaku pengelola kawasan, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), perwakilan WWF Indonesia dan Pemuda Kampung Sereh melakukan pertemuan dan membahas terkait banyaknya aktifitas pendakian illegal belakangan ini. 

 

Disini dibahas tentang banyaknya orang yang masuk ke kawasan Cycloop dan menuju air terjun. Mirisnya lagi agenda ini dipublikasikan dan bersifat ajakan di media sosial. "Perlu ditekankan bahwa kunjungan tersebut dilakukan di dalam kawasan Cagar Alam Cycloop, yang merupakan kawasan konservasi yang tidak terbuka untuk aktivitas wisata air terjun," beber Syors Ondi, Ondoafi Marga Ondi, Kampung Sereh, Sabtu (28/3/2026)

Advertisement

 

Disini terungkap bahwa banyaknya orang yang naik ke Cycloop membuat timbulan semakin bertambah terutama di jalur pendakian ke air terjun. Selain itu potensi terjadi gangguan intake sumber air bersih PDAM dan resiko bencana lingkungan terutama longsor karena kawasan air terjun termasuk wilayah rawan bencana dan memiliki kondisi topografi yang sensitif.

 

"Kami putuskan untuk melakukan pelarangan aktivitas di kawasan Cycloop. Kami tak mau air bersih terganggu dan ke depan justru terjadi bencana lain. Kami minta ini diperhatikan karena sudah kami larang," tegasnya. 

 

Jemmy Ondi selaku tokoh pemuda Kampung Sereh meambahkan bahwa dari kesepakatan ini menjadi pengingat bagi siapa saja yang mau ke Cycloop. "Kami pemuda akan memantau dan nantinya kami pasang papan larangannya untuk diketahui bersama yang disepakati oleh masyarakat adat," tegasnya. "Selain itu nantinya kami bangun pos setelah berkoordinasi dengan para pemangku kebijakan," tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

32 Ribu Bikers Honda Ramaikan HBD 2026, Donasi Rp50 Juta untuk Masyarakat

32 Ribu Bikers Honda Ramaikan HBD 2026, Donasi Rp50 Juta untuk Masyarakat

Honda Bikers Day (HBD) 2026 menjadi ajang mempererat persaudaraan ribuan komunitas sepeda motor Honda dari berbagai daerah di Indonesia.

Polresta Jayapura Kota Ringkus Tiga Terduga Bandar Togel di Pasar Mama-Mama Papua

Polresta Jayapura Kota Ringkus Tiga Terduga Bandar Togel di Pasar Mama-Mama Papua

Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota menangkap tiga orang terduga bandar judi togel yang beroperasi di Pasar Mama-Mama Papua, Kota Jayap

Diduga Dua Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan Satgas Habema di Nduga

Diduga Dua Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan Satgas Habema di Nduga

Dua orang diduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III/Ndugama-Nderakma meninggal dunia dalam kontak tembak dengan personel Satga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer