Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inilah Potensi Wilayah Kabupaten Jayapura yang Menjadi Penggerak Ekonomi

R
Penulis: Rohana Wenggi❯
Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Kota Dinas PUPR Kabupaten Jayapura, Andreas Lukas Hurunama, saat memaparkan materi dalam kegiatan forum komunikasi publik penyusunan peta potensi investasi, Jumat.
Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Kota Dinas PUPR Kabupaten Jayapura, Andreas Lukas Hurunama, saat memaparkan materi dalam kegiatan forum komunikasi publik penyusunan peta potensi investasi, Jumat.

CEPOSONLINE.COM, SENTANI – Kabupaten Jayapura memiliki potensi wilayah yang luas dan beragam, mencakup sektor perkebunan, pertanian, perikanan, kehutanan, sosial budaya, hingga pariwisata. Potensi ini dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara berkelanjutan.


Advertisement

Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Kota Dinas PUPR Kabupaten Jayapura, Andreas Lukas Hurunama, menjelaskan bahwa sebagian wilayah Kabupaten Jayapura telah ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), sehingga menjadi kawasan strategis bagi pengembangan berbagai sektor.

“Sektor perkebunan menjadi tumpuan ekonomi masyarakat dengan komoditas unggulan seperti sagu, pala, kelapa, jambu mete, singkong, jagung, kedelai, dan palawija lainnya,”katanya Jumat (14/11/2025).

Lanjutnya, Komoditas ini tersebar di seluruh distrik dan memiliki peluang untuk ditingkatkan melalui pengelolaan modern. 

Advertisement

Selain potensi perkebunan, ada juga potensi perikanan didukung oleh dua Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI), satu Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP), serta rencana pengembangan industri perikanan. Keberadaan Pelabuhan Utama Depapre turut memperkuat jalur logistik dan peningkatan aktivitas sektor ini.

“Kabupaten Jayapura juga memiliki Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas sekitar 20.977 hektare,”jelasnya.

Kawasan ini ditunjang jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier, serta memiliki potensi pengembangan besar, termasuk budidaya padi skala besar di wilayah Grime Skor.

Advertisement

Selain itu, Keberagaman adat menjadi kekayaan tersendiri bagi Kabupaten Jayapura. Wilayah adat seperti Bhuyaka, Oktim, Jouw Warry, Mol, Ormu, Dunnutru, Yewena Yosu, Yokari, hingga Elseng menjadi pilar sosial budaya yang memperkuat pembangunan berbasis kearifan lokal.

Menurut Andreas, sektor kehutanan, Kabupaten Jayapura memiliki kawasan hutan lindung seperti Cagar Alam Pegunungan Cycloops dan Suaka Margasatwa Mamberamo Foja. Selain itu, terdapat kawasan hutan produksi tetap di sejumlah distrik, termasuk Airu, Demta, Ebungfauw, Kemtuk, Nimbokrang, dan Yokari.

Dari sisi pariwisata, berbagai event budaya dan alam rutin digelar, seperti Festival Bahari Tanah Merah, Festival Cycloop, Festival Danau Sentani, dan Festival Ulat Sagu. Event-event ini menjadi daya tarik wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Dengan kekayaan potensi wilayah tersebut, Kabupaten Jayapura memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai pusat ekonomi, budaya, dan pariwisata di Papua," pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Akhirnya BMKG Akui, Kabut Putih di Jayapura Adalah Asap Kiriman 

Akhirnya BMKG Akui, Kabut Putih di Jayapura Adalah Asap Kiriman 

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan sekitarnya

BPBD Jayapura: Kabut Putih Bukan Asap Karhutla, Itu Akibat Kelembapan Tinggi

BPBD Jayapura: Kabut Putih Bukan Asap Karhutla, Itu Akibat Kelembapan Tinggi

Kabut putih yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Jayapura dalam dua pekan terakhir bukan disebabkan oleh asap kebakaran hutan dan lah

Pembayaran Parkir di Sentani Akan Gunakan QRIS

Pembayaran Parkir di Sentani Akan Gunakan QRIS

Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura mendorong penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS sebagai salah satu upaya mening

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer