Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Diminta Lewat Satu Pintu, Begini Penjelasan Wali Kota

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat menyerahkan bantuan kepada koordinator posko induk di lokasi pengungsian di Mandala, Distrik Jayapura Utara,  Selasa (1/9/2026).(Ceposonline.com/Mustakim Ali)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat menyerahkan bantuan kepada koordinator posko induk di lokasi pengungsian di Mandala, Distrik Jayapura Utara,  Selasa (1/9/2026). (Ceposonline.com/Mustakim Ali)


Advertisement

CEPOSONOLINE.COM,JAYAPURA - Musibah kebakaran yang terjadi di Kota Jayapura, mengundang keprihatinan masyarakat. Banyaknya warga yang menjadi korban, membuat banyak warga, paguyuban, dan komunitas masyarakat tergerak untuk memberikan bantuan


Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan seluruh bantuan yang ditujukan bagi masyarakat terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, harus disalurkan melalui satu pintu, yakni posko utama Pemerintah Kota Jayapura yang berada di bawah koordinasi Dinas Sosial.


   Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan yang masuk dapat terdata dan disalurkan secara merata kepada seluruh korban yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Advertisement


   Pemkot telah menyiapkan Posko utama di kawasan pengungsian yang berada di belakang Stadion Mandala. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi penanganan warga terdampak, termasuk dalam hal penerimaan dan distribusi berbagai bentuk bantuan.


  Menurut Abisai,  mekanisme satu pintu sangat penting dalam situasi bencana agar tidak terjadi ketimpangan dalam pembagian bantuan. Pemerintah perlu mengetahui secara pasti bantuan apa saja yang masuk, jumlahnya, serta kebutuhan masyarakat yang masih harus dipenuhi.


  “Semua bantuan harus melalui satu pintu. Di sana sudah ada posko utama Pemerintah Kota Jayapura, di bawah Dinas Sosial. Jadi bantuan yang diberikan kepada masyarakat korban kebakaran harus dikoordinasikan melalui posko tersebut,” tegas Abisai.

Advertisement

  Wali kota sendiri sudah menyalurkan bantuan berupa 100 karung beras ukuran 10kg, 200 rak telur, gula pasir 100 kg, minyak goreng, kebutuhan dapur lainnya dan puluhan karton kebutuhan popok balita. 


   Ia menjelaskan, kebijakan satu pintu ini bukan untuk membatasi masyarakat maupun pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan.

 Sebaliknya, mekanisme tersebut bertujuan agar bantuan yang diberikan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat terdampak.


  Pasalnya, dalam kondisi bencana, kebutuhan masyarakat sangat beragam. Selain makanan dan minuman, para pengungsi juga membutuhkan pakaian, perlengkapan pribadi, kebutuhan anak-anak, perlengkapan tidur, air bersih serta berbagai kebutuhan lainnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Siapkan Bantuan Kayu dan Seng untuk Korban Kebakaran Wanam 

Pemkab Siapkan Bantuan Kayu dan Seng untuk Korban Kebakaran Wanam 

Pemerintah daerah menyiapkan bantuan material bangunan untuk meringankan beban warga yang rumahnya terbakar di Wanam, Kampung Wogikel, Distr

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Seorang Guru SMP Negeri 1 Kimaam Ludes

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Seorang Guru SMP Negeri 1 Kimaam Ludes

Satu unit rumah milik seorang guru SMP Negeri 1 Kimaam di Kampung Kiworo, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, ludes terbakar pada Senin (19/1

Kebakaran TPA Iwaka di Mimika Berhasil Dipadamkan Setelah Unggahan Warga Viral di Media Sosial

Kebakaran TPA Iwaka di Mimika Berhasil Dipadamkan Setelah Unggahan Warga Viral di Media Sosial

Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Kamis (15/10/2026) subuh. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer