Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mulai Berkantor, Sekda Kota Jayapura Soroti Disiplin ASN dan Pelayanan Publik

Y
Penulis: Yohanes Palen❯

 


Advertisement

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim saat bersalaman dengan pimpinan OPD usai apel gabungan ASN, Senin (30/3/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim saat bersalaman dengan pimpinan OPD usai apel gabungan ASN, Senin (30/3/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemarintah Kota Jayapura telah mulai berkantor pasca libur lebaran, Senin (30/3/2026).

 

Advertisement

Sayangnya, memasuki hari pertama kerja pascalibur tingkat kehadiran ASN masih rendah.

 

Adapun Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim menyoroti tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru mencapai sekitar 75 persen.

Advertisement

 

"Dari laporan kehadiran ASN kita masih 75 persen," ucap Muchlis Karim usai memimpin apel gabungan ASN, Senin (30/3/2026) pagi.

 

Ia menegaskan bahwa kehadiran pegawai harus terus ditingkatkan demi menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

“Pascalibur hari raya, kita lakukan apel gabungan untuk memastikan kedisiplinan ASN. Tingkat kehadiran saat ini sekitar 75 persen dan tentu ini jadi catatan kita," tegasnya.

 

Selain menyoroti kehadiran, Muchlis Karim juga memberi perhatian serius terhadap penyelesaian kewajiban administrasi ASN, khususnya pelaporan kepada pemerintah pusat. 

 

Beberapa laporan penting yang menjadi perhatian antara lain Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Indikator Kinerja Kunci (IKK), serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

 

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sekitar 11 ASN wajib lapor yang belum menyampaikan LHKPN, padahal batas waktu pelaporan jatuh pada hari ini.

 

“Kami harapkan seluruh ASN yang wajib lapor segera menyelesaikan kewajiban LHKPN hari ini. Ini penting agar Pemerintah Kota Jayapura tidak mendapat penilaian kurang dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Plt Sekda juga mengingatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Kesehatan untuk tetap siaga menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

 

“Cuaca saat ini kurang bersahabat, sehingga OPD terkait harus selalu siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk,"pintanya.

 

Pihaknya juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan, khususnya saluran air agar tetap lancar saat hujan dengan tidak membuang sampah sembarang tempat.

 

Tak hanya itu, Muchlis Karim juga menekankan pentingnya keberlangsungan pelayanan publik, terutama pada masa libur Hari Raya Paskah mendatang. 

 

Ia meminta seluruh OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya puskesmas, tetap beroperasi.

 

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan, khususnya layanan kesehatan di puskesmas, meskipun dalam masa libur,”pungkasnya. (*).

Advertisement

Artikel Terkait

Ini Aspirasi Warga di Ruang Publik, Sorotan Larangan Berjualan Hari Minggu Mencuat 

Ini Aspirasi Warga di Ruang Publik, Sorotan Larangan Berjualan Hari Minggu Mencuat 

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan aturan larangan be

Wali Kota Rolling 16 Pejabat, Tiga Putri Port Numbay Duduki Jabatan Strategis

Wali Kota Rolling 16 Pejabat, Tiga Putri Port Numbay Duduki Jabatan Strategis

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rolling 16 pejabat untuk mengisi sejumlah posisi Pelaksana T

​Viral Keluhan Soal Pungli di Waena, Rustan Saru Cek Langsung dan Tegaskan Pelayanan Gratis 

​Viral Keluhan Soal Pungli di Waena, Rustan Saru Cek Langsung dan Tegaskan Pelayanan Gratis 

Pemerintah Kota Jayapura mengambil langkah cepat dan tegas merespon keluhan masyarakat terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) biaya a

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer