Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekan Inflasi, Pemkot Jayapura Siap Gelar Pasar Murah Sepanjang Tahun 2026

Y
Penulis: Yohanes Palen❯

 


Advertisement

Plt.Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Plt.Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) akan siap mengelar pasar murah bagi masyarakat di Kota Jayapura.

Sementara itu program pasar murah akan dilakukan sepanjang tahun 2026 sebagai langkah konkret dari Pemkot Jayapura untuk menekan laju inflasi daerah.

Advertisement

"Ya,kegiatan pasar murah akan segera dimulai dalam waktu dekat,"ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Itaar, Rabu (25/2/2026).

Kata Alberto Itar bahwa, lokasi perdana pasar murah ini direncanakan berlangsung di depan Hotel Zip Azana Jayapura, Kota Jayapura.

Ia menyebutkan, program pasar murah ini sebagai upaya Pemkot Jayapura dalam rangka pengendalian inflasi.

Advertisement

"Untuk sepanjang tahun 2026 ini kita sudah programkan untuk pasar murah. Selain menekan inflansi juga untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,"ujarnya

Aberto Itar menjelaskan, dalam setiap paket pasar murah, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Satu paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram, dijual seharga Rp.85.000 per paket.

Harga tersebut dinilai sangat membantu, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, karena selisihnya cukup signifikan dibandingkan harga normal di pasaran.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Kemudian program pasar murah akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu dan menyasar kelurahan-kelurahan di wilayah Kota Jayapura.

Pemerintah menargetkan kegiatan ini berjalan selama satu tahun penuh hingga Desember 2026.

“Biasanya kami laksanakan di kelurahan-kelurahan agar distribusi manfaatnya merata dan langsung menyentuh masyarakat,”beber Alberto Itar.

Selain pelaksanaan rutin mingguan pihaknya juga akan mengelar pasar murah pada hari Sabtu (28/2/2026). Lokasinya di depan Kantor Gubernur Papua.

"Kita akan berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jayapura dan HUT Pekabar Injil yang digelar dalam agenda Car Free Day pada Sabtu, 28 Februari 2026, di depan Kantor Gubernur Papua,"terangnya.

Adapun partisipasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

"Dengan pelaksanaan pasar murah secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Jayapura berharap tekanan inflasi dapat dikendalikan, distribusi bahan pokok tetap terjaga, serta masyarakat memperoleh akses kebutuhan dasar dengan harga yang lebih terjangkau dan merata,"tutup Alberto Itar. (*).

Advertisement

Artikel Terkait

Inflasi Sorong 5,47 Persen, Harga Cabai Rawit Melonjak hingga Rp170 Ribu/Kg

Inflasi Sorong 5,47 Persen, Harga Cabai Rawit Melonjak hingga Rp170 Ribu/Kg

Tekanan inflasi di Kota Sorong semakin menjadi perhatian setelah tercatat mencapai 5,47 persen pada September 2026. Kenaikan harga cabai raw

Harga Kebutuhan Pokok Naik, TPID Siapkan Langkah Kendalikan Inflasi Kota Sorong

Harga Kebutuhan Pokok Naik, TPID Siapkan Langkah Kendalikan Inflasi Kota Sorong

Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Sorong, seperti ikan, cabai, bawang, ayam, telur, beras, hingga minyak goreng, mendorong Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sorong bersama TPID Provinsi Papua Bara

​Inflasi Timika Sentuh 2,18 Persen pada Mei 2026, Dipicu Lonjakan Perawatan Pribadi dan Transportasi

​Inflasi Timika Sentuh 2,18 Persen pada Mei 2026, Dipicu Lonjakan Perawatan Pribadi dan Transportasi

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika melaporkan tingkat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) di Timika mencapai 2,18 persen pada Mei 2026. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer