Sindir Pimpinan OPD, Abisai Rollo: Ingat, Tinta Emas di Ujung Pena Itu Ada di Tangan Wali Kota

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura agar memahami batas kewenangan dan menghormati sistem pemerintahan yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan Abisai Rollo saat memimpin apel gabungan ASN, Senin (22/12/2025), sebagai bentuk penguatan disiplin, loyalitas, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
"Saya sudah dapat informasi bahwa pimpinan OPD ini tidak takut dengan Wali Kota, mereka hanya takut dengan Wakil Wali Kota,"ucap Abisai Rollo.
Kata Abisai Rollo bahwa, dalam pemerintahannya sekarang ini telah membagi tugas kerja dan kewenangan dengan Wakil Wali Kota.
Sehingga kalau Wakil Wali Kota sedikit keras itu hal yang wajar dalam menata bersama roda Pemerintahan yang ada.
"Biar Wakil Wali Kota juga keras, tetap pegawai dan pimpinan OPD ini bikin diri inti, masih pemalas berkerja dan masuk kantor. Ingat saya akan pecat jika tidak disiplin,"ujar pria yang disapa ABR ini.
Menurut ABR bawa istilah “tinta emas” merupakan simbol dari kewenangan tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis, yang secara aturan hanya berada di tangan Wali Kota sebagai kepala daerah.
“Ingat, tinta emas dari ujung pena itu hanya ada di Wali Kota, Semua keputusan penting dan strategis harus melalui jalur dan kewenangan yang sah,”tegas Abisai.
Politisi Golkar ini kembali menekankan jika pimpinan OPD ini masih main-main, lebih baik mundur diri duluan sebelum nanti dipecat, karena masih banyak yang mau jadi pimpinan.
"Pintar boleh oke, tetapi kita butuh orang rajin dan setia dan dengar-dengaran. Ingat pesan dari Pdt.Isak Samuel Kijne "Barang siapa yang bekerja dengan jujur di tanah ini maka akan mendapatkan tanda heran dan tanda heran lainya,"jelasnya.
Lanjut ABR bahwa, bagaimana jabatan itu bisa naik mulai dari Kepala Badan, Kepala Seksi hingga Kepala OPD kalau tidak setia.
"Sekali saya sampaikan ujung pena emas itu ada ditangan Wali Kota. Saya harap semua serius. Jangan pakai baju dinas baru berkeliaran di mall dan warung kopi,"tuturnya.
Lanjut ABR, jangan didepan dirinya sebagai Wali Kota siap berkerja, tetapi faktanya tidak mau berkerja dan diatur.
"Jangan latihan lain main lain, saya tidak mau berbicara banyak, jangan karena saya diam lalu pimpinan OPD ini bikin diri semaunya. Kalau masih berulah saya pastikan akan dipecat atau diganti dari posisinya sekarang,"kata ABR.
ABR juga menekankan bahwa setiap ASN dan kepala OPD memiliki tugas dan fungsi masing-masing yang harus dijalankan sesuai aturan, tanpa melampaui kewenangan pimpinan.
Hal ini penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan serta menghindari kesalahan administratif yang dapat merugikan daerah.
Mantan Ketua DPRK Kota Jayapura 3 periode ini juga mengingatkan pentingnya kerja sama, komunikasi, dan loyalitas struktural dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia berharap seluruh jajaran ASN dan Pimpinan OPD dapat bekerja secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Kalau kita berjalan sesuai aturan, saling menghormati peran, dan bekerja untuk rakyat, maka pemerintahan ini akan kuat dan dipercaya,”tambahnya.
ABR kini berharap seluruh ASN dan pimpinan OPD semakin disiplin serta bertanggung jawab dalam mendukung visi dan program pembangunan Kota Jayapura.
"Tahun depan saya pastikan roda Pemerintahan ini akan saya jalankan lebih tegas lagi, tentu pelayanan publik dan lainnya akan tetap menjadi prioritas,"tutup ABR. (*).



