Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kota Jayapura Rawan Bencana, Abisai Rollo Ingatkan Masyarakat Akan Hal Ini

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meninjau longsor di Turunan Kalam Kudus, Kota Jayapura baru-baru ini. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat meninjau longsor di Turunan Kalam Kudus, Kota Jayapura baru-baru ini. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan penebangan hutan di kawasan Skylen.


Advertisement

"Ingat Kota Jayapura juga termasuk daerah rawan bencana, sehingga saya minta warga menjaga lingkungan sekitar dan jangan menebang hutan di Skylen,"ucap Abisai Rollo.

Abisai Rollo menegaskan, kerusakan hutan dapat berdampak fatal dan berpotensi menimbulkan bencana banjir.

"Saya lihat ada aktivitas kebun masyarakat di gunung Skylen. Ini juga salah satu penyebab utama terjadi banjir di Kota Jayapura,"bebernya.

Advertisement

Selain aktivitas kebun masyarakat, juga ada aktivitas tambang ilegal yang mana sejauhnya cukup marak di Kota Jayapura.

Untuk itu pihakanya akan berkoordinasi dengan tim terpadu keamanan Kota Jayapura untuk menertibkan dilapangan.

Selain itu meminta aparat kepolisian bertindak tegas menertibkan para penambang ilegal ini.

Advertisement

Menurut ABR bahwa, kejadian bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatra harus menjadi pelajaran penting bagi Kota Jayapura agar tidak mengalami hal serupa.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi, karena Kota Jayapura juga termasuk daerah rawan bencana,”ujar Poltisi Golkar ini.

ABR menekankan bahwa, upaya menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Jayapura atau wali kota semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah menjaga kelestarian hutan dan tidak membuka lahan secara sembarangan.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan saluran air. Sampah yang menumpuk dapat memperparah risiko banjir saat musim hujan.

ABR menambahkan bahwa, curah hujan diperkirakan akan meningkat pada periode Desember hingga Februari.

Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya bencana.

“Kalau kita jaga alam, maka sebaliknya alam juga akan menjaga kita. Prinsipnya kita akan serius menangani hal ini. Saya juga sudah minta OPD terkait agar mulai melakukan pemetaan daerah rawan sebagai langkah antisipasi,"tutup ABR. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Usia anjing tidak hanya ditentukan oleh berapa lama hewan tersebut hidup, tetapi juga berkaitan dengan ras, ukuran tubuh, faktor keturunan,

20 Instansi Pemerintah yang Berpeluang Buka Formasi CPNS 2026, Cek Daftarnya!

20 Instansi Pemerintah yang Berpeluang Buka Formasi CPNS 2026, Cek Daftarnya!

Kabar pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026 mulai menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang menantikan kesempatan mengikuti

Rezeki Mengalir dan Hidup Makmur, 3 Shio Ini Disebut Punya Energi Keberuntungan Kuat

Rezeki Mengalir dan Hidup Makmur, 3 Shio Ini Disebut Punya Energi Keberuntungan Kuat

Keberuntungan dan kesuksesan sering kali datang melalui perjalanan yang berbeda bagi setiap orang. Ada yang harus melewati berbagai tantanga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer