Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Jayapura Terima Tiga Penghargaan dari Kementerian Kesehatan

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru dan Kepala Dinas Kesehatan, Juliana Napitupulu bersama Sekda, Muchlis Karim saat foto bersama dengan 3 piagam penghargaan dari Kemenkes. (CEPOSONLINE.COM/HANS)
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru dan Kepala Dinas Kesehatan, Juliana Napitupulu bersama Sekda, Muchlis Karim saat foto bersama dengan 3 piagam penghargaan dari Kemenkes. (CEPOSONLINE.COM/HANS)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan dengan meraih tiga penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI dan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES).


Advertisement

Tiga penghargaan tersebut meliputi Swasti Saba Padapa, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta penghargaan atas inovasi dan kontribusi signifikan dalam penanggulangan HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan, penghargaan Swasti Saba Padapa merupakan capaian ketiga bagi Kota Jayapura dalam penilaian Kota Sehat yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Ini langkah awal yang baik. Kolaborasi dan kerja bersama sudah mulai terlihat, namun untuk benar-benar menjadi kota sehat dengan lingkungan aman, bersih, infrastruktur memadai, ekonomi maju, hingga pasar yang tertata baik, kita masih harus bekerja lebih keras,”ucap Rustan Saru saat diwawancarai Ceposonline.com, Senin (8/12/2025).

Advertisement

Menurutnya, sinergi seluruh perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.

“Kita perlukan kerja sama semua pihak, komunikasi yang baik, dan pelaksanaan tugas sesuai peran masing-masing,” tambahnya.

Ia meminta penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja mereka dan melakukan pembenahan diberbagai sektor pelayanan kesehatan mereka kepada masyarakat.

Advertisement

Ditempat terpisah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Juliana Napitupulu mengakui, angka kasus HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Jayapura masih tergolong tinggi sehingga status eliminasi belum dapat dicapai.

Namun penghargaan dari ADINKES diberikan karena adanya kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, dukungan Dinas Sosial dan pemerintah kampung, hingga peran dunia usaha melalui program CSR.

“AIDS sekarang ada di masyarakat. Karena itu kita dorong warga membuka diri untuk skrining,"terangnya.

Sambung Juliana, jika tidak dilakukan pemeriksaan, sulit bagi pihaknya untuk mencapai target tahun 2030, yaitu tidak ada lagi infeksi baru, kematian akibat AIDS, dan diskriminasi terhadap ODHA.

Juliana juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap ODHA karena mereka memiliki hak hidup yang sama dengan masyarakat lainnya.

Selain dua penghargaan tersebut, Kota Jayapura juga meraih STBM Award Tingkat Pratama atas keberhasilan implementasi berkelanjutan selama lima tahun terakhir.

“Harapan kami tahun mendatang bisa meraih Award STBM pada tingkat yang lebih tinggi,”pintanya.

Sementara itu terkait penilaian Kota Sehat, Juliana menjelaskan, masih terdapat beberapa indikator dari delapan tatanan penilaian yang berada di bawah 80 persen.

Sehingga hal ini membuat Kota Jayapura belum bisa naik ke kategori Swasti Saba Wiwerda.

“Mudah-mudahan pada 2027 kita dapat meraih kategori Wiwerda dari Kementerian Kesehatan,”harap Juliana.

Dengan raihan tiga penghargaan ini, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan layanan kesehatan, memperkuat edukasi masyarakat, serta memperluas kolaborasi lintas sektor.

"Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu kami di Dinas Kesehatan dalam percepatan terwujudnya Kota Jayapura yang sehat, aman, dan berdaya saing,"tutup Juliana. (*).

Editor: Abdel Gamel Naser

Advertisement

Artikel Terkait

Program Biak Sehat Tembus Batas Wilayah Demi Pengobatan Warga

Program Biak Sehat Tembus Batas Wilayah Demi Pengobatan Warga

Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp3 miliar dari APBD 2026 khusus untuk membiayai rujukan.

Lidah Buaya Banyak Manfaat! Bisa Ditanam Tanpa Pot dengan Teknik Kokedama dari Jepang

Lidah Buaya Banyak Manfaat! Bisa Ditanam Tanpa Pot dengan Teknik Kokedama dari Jepang

Tanaman lidah buaya atau yang nama latinnya Aloe Vera ini ternyata memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan.  Hal ini karena, tan

Dokter Jantung Rekomendasikan Bayam untuk Bantu Jaga Tekanan Darah

Dokter Jantung Rekomendasikan Bayam untuk Bantu Jaga Tekanan Darah

Bayam matang dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk membantu menjaga tekanan darah karena mengandung kalium, magnesium, dan nitrat,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer