
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Penegakkan disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Jayapura kini terus ditingkatkan.
Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh ASN yang bekerja di lingkungan Pemkot Jayapura benar-benar menjalankan tugas mereka dengan benar sesuai tupoksinya.
Selain itu memastikan agar pelayanan publik disetiap OPD kepada masyarakat itu terlayani baik sesuai harapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini.
"Ya, pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab dan pengabdian dalam bekerja bagi ASN kita ini,"ucap Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru.
Menurutnya, Disiplin menjadi landasan moral yang relevan bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Namun disiplin bukan hanya soal aturan, tetapi merupakan bagian dari komitmen yang telah diikrarkan saat seseorang mengucapkan sumpah jabatan dan menerima Surat Keputusan (SK) sebagai ASN.
“Kalau kita bekerja dengan baik dan disiplin, Tuhan yang akan mencatat itu. Itu bukan untuk saya, tetapi untuk diri sendiri bagi ASN itu sendiri,"jelasnya.
Sambung politisi PAN ini bahwa, dengan adanya jiwa disiplin dalam diri ASN maka mereka telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab pengabdian kepada negara untuk melayani rakyat dengan baik.
Adapun pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan kedisiplinan ASN secara berkala.
Pengecekan absensi akan dilakukan setiap minggu, setiap apel di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dari hasil evaluasi tersebut akan dihitung persentase kehadiran dan kinerja pegawai, baik secara individu maupun per instansi.
Sementara itu sebagai bentuk apresiasi, pemerintah akan memberikan penghargaan (reward) setiap tiga bulan sekali bagi ASN dan OPD yang menunjukkan kinerja terbaik.
Terutama dalam hal kedisiplinan, inovasi, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat.
Namun, bagi mereka yang tidak disiplin, malas, sering mangkir, melawan atasan, atau tidak taat aturan, akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan disiplin pegawai negeri.
“Saya bersama Bapak Wali Kota berkomitmen untuk memberikan sanksi bagi ASN yang tidak taat aturan. Para ASN harus sadar, bahwa menjadi pegawai berarti sudah siap untuk bekerja, melayani dan mengabdi,"pintanya.
Iapun mengingatkan agar setiap ASN bekerja dengan kejujuran dan niat yang tulus untuk melayani masyarakat.
“Jujurlah dalam bekerja, jangan buat gerakan tambahan. Tuhan pasti kasih berkat di situ. Kalau kita bekerja dengan baik dan tulus, Tuhan akan memberika yang terbaik,"tutup H.Rustan Saru. (*).



