Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringatan Terakhir, Masih Pungut Biaya Masuk Sekolah, Kepsek Bisa Dipecat

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didamping Anggota Komisi D DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw saat turkam di Kampung Koya Koso, Senin (29/9/2025).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didamping Anggota Komisi D DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw saat turkam di Kampung Koya Koso, Senin (29/9/2025).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA— Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kembali menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan siswa baru di sekolah-sekolah negeri di wilayah Kota Jayapura. 


Advertisement

Ia mengancam akan mencopot kepala sekolah yang terbukti melakukan pungutan biaya masuk kepada orang tua murid.

Menurut Abisai Rollo, pendidikan adalah hak dasar setiap anak dan tidak boleh menjadi beban tambahan bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

“Saya tidak mau dengar lagi ada kepala sekolah yang tarik biaya masuk. Pendidikan dasar dan menengah itu tanggung jawab negara. Kalau masih ada yang pungut uang dari orang tua, saya pastikan akan saya copot,”tegas Abisai Rollo.

Advertisement

Adapun pernyataan ini muncul setelah adanya laporan dari sejumlah orang tua yang mengaku dimintai uang dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) saat Turkam di Kampung Koya Koso.

Kata Abisai Rollo, saat ini Pemkot Jayapura telah menganggarkan dana pendidikan secara khusus agar sekolah tidak lagi membebani orang tua.

Ia juga memerintahkan Dinas Pendidikan Kota Jayapura untuk melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura.

Advertisement

Abisai Rollo juga mendorong masyarakat untuk berani melapor jika menemukan praktik pungli di sekolah, dan menjamin perlindungan terhadap pelapor.

Ia berharap langkah tegas ini dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih bersih, adil, dan berpihak pada rakyat kecil, serta memastikan semua anak Jayapura memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak tanpa hambatan biaya.

"Tidak boleh ada pungutan apapun lagi di sekolah dan ini khusus sekolah negeri. Baik itu uang pendaftaran, uang seragam, uang buku dan lainnya,"tutur pria yang disapa ABR ini.

"Seragam batik dan olahraga kita yang tanggung. Sehingga tidak boleh lagi dibebenkan kepada orang tua siswa. Apapun alasannya tidak boleh lagi ada pungutan biaya disekolah negeri mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK,"pungkas ABR. (*).

 

 

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Pria Keturunan Indonesia Ini jadi Wali Kota di Mississauga, Ontario 

Pria Keturunan Indonesia Ini jadi Wali Kota di Mississauga, Ontario 

Alvin Tedjo, pria keturunan Indonesia yang tumbuh di Kanada, berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga, Ontario, pada Senin (26/1

Tindaklanjut Imbauan Wali Kota, Plt Sekda Minta Pimpinan OPD Kontrol Kehadiran ASN di Upacara HUT ke

Tindaklanjut Imbauan Wali Kota, Plt Sekda Minta Pimpinan OPD Kontrol Kehadiran ASN di Upacara HUT ke

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim, meminta seluruh pimpinan Organisasi

Urus KTP Tak Perlu Jauh-Jauh, Abisai Rollo Minta Kelurahan Lebih Proaktif

Urus KTP Tak Perlu Jauh-Jauh, Abisai Rollo Minta Kelurahan Lebih Proaktif

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo meminta seluruh pemerintah kelurahan di Kota Jayapura agar proaktif mendukung program pelayanan administras

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer