Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buka Palang Kantor Kampung Holtekamp, Warga Minta Ada Kertas Ditempel di Pintu

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Wakil Wali Kota, Rustan Saru saat mendengar aspirasi warga di depan Kantor Kampung Holtekamp, Selasa (16/9/2025). (CEPOSONLINE/TAKIM)
Wakil Wali Kota, Rustan Saru saat mendengar aspirasi warga di depan Kantor Kampung Holtekamp, Selasa (16/9/2025). (CEPOSONLINE/TAKIM)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Warga Kampung Holtekamp akhirnya membuka palang di depan kantor kampung setelah didatangi Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, Selasa (16/9/2025).


Advertisement

Namun, disini warga hanya memberi kesempatan dua hari bagi pemerintah untuk menuntaskan permasalahan yang menjadi tuntutan mereka. Aksi pemalangan kantor kampung tersebut dipicu oleh dua hal utama, yakni penolakan masyarakat terhadap rencana pemekaran kampung menjadi kelurahan, serta desakan agar segera dilakukan pemilihan kepala kampung definitif.

Menurut warga, keberadaan Penjabat (Pj) Kepala Kampung saat ini dinilai kurang transparan, terutama dalam hal pengelolaan anggaran. Hal inilah yang kemudian memicu amarah hingga masyarakat menutup akses kantor kampung.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, yang datang langsung menemui warga berusaha menenangkan suasana dan memberikan penjelasan terkait langkah pemerintah. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa semua aspirasi masyarakat akan ditampung dan disampaikan kepada Wali Kota.

Advertisement

“Mereka meminta dalam dua hari ini pertanggungjawaban penggunaan anggaran oleh Pj Kepala Kampung (KPK) harus ditempelkan di luar kantor, agar masyarakat bisa melihat dengan jelas apa saja yang sudah dilakukan dengan dana yang ada,” jelas Rustan Saru usai dialog dengan warga.

Meski palang sudah dibuka, warga menegaskan akan kembali melakukan aksi jika tuntutan tidak dipenuhi dalam jangka waktu dua hari. Mereka ingin transparansi anggaran benar-benar diwujudkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Yang terpenting sekarang adalah menjaga kondusifitas. Saya sudah sampaikan kepada aparat kampung untuk segera menyiapkan laporan, karena ini menyangkut kepercayaan masyarakat. Jika transparan, tentu tidak ada masalah,” tutup Rustan.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Perayaan Tasyakuran ke-39 Kerukunan Keluarga Pati di Lapangan Gelanggang Remaja, menyuguhkan pemandangan yang menghangatkan hati.

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Langkah pelarian SJ (26) akhirnya terhenti di tangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Jayapura Selatan.

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Usia anjing tidak hanya ditentukan oleh berapa lama hewan tersebut hidup, tetapi juga berkaitan dengan ras, ukuran tubuh, faktor keturunan,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer