Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Jayapura Siapkan Lahan 10 Hektare Bangun Sekolah Rakyat

Y
Penulis: Yohanes Palen❯

 

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat berdiskusi dengan beberapa pimpinan OPD, Kamis (21/8/2025). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat berdiskusi dengan beberapa pimpinan OPD, Kamis (21/8/2025). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura menunjukkan komitmen kuat terhadap pemerataan akses pendidikan dengan menyiapkan lahan seluas 10 hektare, untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.


Advertisement

"Kita sudah siapkan lahannya seluas 10 hektar di Koya, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura,"ucap H. Rustan Saru.

Kata Rustan Saru, lahan ini nantinya akan dibangunkan fisik bangunan dari sekolah rakyat tersebut.

Pasalnya saat ini para siswa masih mengunakan 2 ruangan di Balai Diklat Sosial Tanah Hitam sebagai tempat belajar mereka.

Advertisement

Adapun lokasi di Koya yakni di SMK 7 Distrik Muara Tami, dengan luas lahan 10 hektare.

"Sekarang suratnya sedang diproses di pertahanan untuk perubahan sertifikat sekolah rakyat,"terangnya.

Sambung Rustan Saru bahwa, sertifikat ini penting dan harus ada dulu dengan kepemilikkan atas nama Pemerintah Kota Jayapura.

Advertisement

Sertifikat ini juga sebagai dasar untuk pemerintah pusat bisa mengeluarkan anggaran untuk pembangunan sekolah rakyat diatas lahan yang sudah disiapkan tersebut.

"Kalau fisik sekolah rakyat memang belum jalan, tetapi aktivitas belajar siswanya sudah jalan dan sudah ada 50 siswa yang kita rekrut,"ujarnya.

Rustan Saru menyampaikan, program ini merupakan bagian dari upaya menghapus kesenjangan pendidikan di wilayahnya.

"Kami ingin memastikan semua anak di Kota Jayapura memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, tanpa terkendala oleh biaya,"tegasnya mantan anggota DPR Papua ini.

Sekolah rakyat yang akan dibangun di atas lahan tersebut dirancang tidak hanya sebagai tempat belajar formal, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pengembangan keterampilan.

Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer, ruang kreativitas, dan taman baca ramah anak.

Proyek pembangunan ini juga akan melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk LSM pendidikan, komunitas lokal, serta para relawan tenaga pengajar.

Diharapkan, sekolah ini dapat mulai dibangun pada awal tahun 2026 mendatang dan mulai beroperasi pada tahun ajaran berikutnya.

Dijelaskan, hadirnya Sekolah Rakyat disambut baik dan positif oleh masyarakat, karena ini sekolah gratis dan dikhususkan bagi anak-anak Papua yang berasal dari keluarga kurang mampu.

"Tentu ini membuka peluang lebih besar bagi anak-anak yang selama ini terhambat akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi,"pungkas Rustan Saru. (*).

Advertisement

Artikel Terkait

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Perayaan Tasyakuran ke-39 Kerukunan Keluarga Pati di Lapangan Gelanggang Remaja, menyuguhkan pemandangan yang menghangatkan hati.

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Langkah pelarian SJ (26) akhirnya terhenti di tangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Jayapura Selatan.

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Usia anjing tidak hanya ditentukan oleh berapa lama hewan tersebut hidup, tetapi juga berkaitan dengan ras, ukuran tubuh, faktor keturunan,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer