Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Abisai Rollo: Tidak Boleh Lagi Ada Palang dan Demo di Kota Jayapura

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Ondofolo dan para Kepala Suku di Kampung Waena disela-sela turkamnya di Kampung Waena. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama Ondofolo dan para Kepala Suku di Kampung Waena disela-sela turkamnya di Kampung Waena. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengajak masyarakat di Kota Jayapura untuk menciptakan kedamaian.


Advertisement

Iapun berharap warga di Kota Jayapura untuk terus hidup berdampingan dan jangan saling gesek.

"Saya berkeinginan agar Kota Jayapura ini bebas dari segala bentuk masalah,"ucap Abisai Rollo.

Ondoafi Skouw Yambe ini berharap agar tidak boleh lagi ada demo dan pemalangan di Kota Jayapura.

Advertisement

Pihaknya ingin agar masyarakat di Kota Jayapura bisa hidup aman, tenang dan bisa beraktifitas setiap hari tanpa ada gangguan kamtibmas.

"Intinya kota ini tidak boleh ada palang dan demo sehingga orang bisa datang berinvestasi disini,"ujar politisi Golkar ini.

Pasalnya, Kota Jayapura sebagai kota jasa dan tidak memiliki tambang. Sebagai kota jasa, maka masyarakat harus bisa menjaga kota ini aman sebagai rumah bersama.

Advertisement

Adapun sektor jasa merupakan salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian Kota Jayapura saat ini.

Selain itu, Kota Jayapura juga berperan sebagai pusat Pemerintahan, Pendidikan, Perdagangan, dan budaya di wilayah Papua.

"Perlu kita ketahui bahwa Kota Jayapura tidak memiliki banyak sumber daya alam seperti pertambangan, sehingga sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa menjadi andalan untuk meningkatkan PAD," ungkap Rollo. 

ABR menambahkan bahwa, selain sektor jasa, pariwisata dan perdagangan juga menjadi potensi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian kota.

"Harapan saya ke depan agar Kota Jayapura lebih maju lagi, sehingga turkam ini bagian dari upaya saya mendekatkan diri dengan masyarakat adat di kampung, saya ingin berkerja sama dengan mereka untuk mendukung pemerintahannya selama 5 tahun ke depan,"bebernya.

ABR berharap masyarakat adat di 10 Kampung adat di Port Numbay agar tidak melakukan palang dan demo.

Ia ingin seluruh aktivitas pelayanan publik oleh pemerintah kepada masyarakat di kota itu berjalan baik dan lancar.

Sehingga iapun mengajak masyarakat adat agar terlibat langsung dalam mengawal pemerintahannya saat ini.

"Masyarakat adat di Port Numbay harus kita berikan perhatikan lebih dan itu tugas saya sebagai Wali Kota. Kalau ada masalah silakah lapor kesaya dulu, tidak perlu palang atau demo. Saya pastikan masalah itu kita selesaikan secara baik,"pungkas ABR. (*).

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Pria Keturunan Indonesia Ini jadi Wali Kota di Mississauga, Ontario 

Pria Keturunan Indonesia Ini jadi Wali Kota di Mississauga, Ontario 

Alvin Tedjo, pria keturunan Indonesia yang tumbuh di Kanada, berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga, Ontario, pada Senin (26/1

Tindaklanjut Imbauan Wali Kota, Plt Sekda Minta Pimpinan OPD Kontrol Kehadiran ASN di Upacara HUT ke

Tindaklanjut Imbauan Wali Kota, Plt Sekda Minta Pimpinan OPD Kontrol Kehadiran ASN di Upacara HUT ke

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim, meminta seluruh pimpinan Organisasi

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Langkah pelarian SJ (26) akhirnya terhenti di tangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Jayapura Selatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer